Beranda » Berita » Update Hari Ini! Rekrutmen TNI AD 2026 Dibuka: Jadwal Resmi dan Syarat Lengkap

Update Hari Ini! Rekrutmen TNI AD 2026 Dibuka: Jadwal Resmi dan Syarat Lengkap

Kabar gembira bagi para pemuda Indonesia yang bercita-cita menjadi prajurit TNI Angkatan Darat. Rekrutmen TNI AD 2026 resmi dibuka mulai 8 Januari 2026, memberikan kesempatan emas untuk mengabdi kepada negara melalui jalur militer. Pendaftaran online sudah dapat diakses melalui website resmi ad.rekrutmen-tni.mil.id hingga batas akhir 3 Februari 2026.

Rekrutmen kali ini membuka berbagai jalur penerimaan, mulai dari Tamtama PK, Bintara PK, hingga Akademi Militer (Akmil). Setiap jalur memiliki persyaratan dan kualifikasi yang berbeda sesuai dengan jenjang pendidikan calon peserta. Persiapan yang matang sangat diperlukan mengingat seleksi TNI AD dikenal sangat ketat dan kompetitif.

Artikel ini menyajikan informasi lengkap mengenai jadwal resmi, syarat pendaftaran, hingga tahapan seleksi yang harus dilalui. Semua informasi bersumber dari kanal resmi TNI AD untuk memastikan akurasi data. Bagi yang tertarik dengan pendaftaran CASN 2026 sebagai alternatif karir di sektor pemerintahan, pastikan juga memahami perbedaan jalur rekrutmen keduanya.



Jadwal Resmi Rekrutmen TNI AD 2026

TNI Angkatan Darat telah mengumumkan jadwal resmi rekrutmen 2026 yang wajib diperhatikan oleh seluruh calon peserta. Timeline ini sangat penting karena keterlambatan pendaftaran bisa berarti kehilangan kesempatan selama satu tahun penuh. Pastikan untuk mencatat setiap tanggal penting dan mempersiapkan dokumen jauh-jauh hari sebelum batas waktu.

TahapanTanggalKeterangan
Pendaftaran Online8 Januari – 3 Februari 2026✅ Sedang Dibuka
Validasi/Daftar Ulang12 Januari – 6 Februari 2026⚠️ Bawa Dokumen Asli
Seleksi Tingkat DaerahFebruari – Maret 2026Sesuai Pengumuman Kodam
Seleksi Tingkat PusatApril – Mei 2026Lokasi Jakarta/Bandung
Pengumuman KelulusanJuni 2026Via Website Resmi

ℹ️ Info Penting: Pendaftaran dilakukan secara online melalui ad.rekrutmen-tni.mil.id. Validasi atau daftar ulang wajib dilakukan dengan membawa dokumen asli ke Kodam/Korem/Kodim terdekat.



Jalur Penerimaan TNI AD 2026

Rekrutmen TNI AD 2026 membuka empat jalur utama yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan dan kualifikasi calon peserta. Setiap jalur memiliki jenjang karir yang berbeda dengan prospek pengembangan yang menjanjikan. Pemahaman mengenai perbedaan masing-masing jalur akan membantu dalam menentukan pilihan yang paling sesuai dengan latar belakang pendidikan.

Baca Juga:  Cara Mengurus KKS Hilang 2026: 7 Langkah Mudah Tanpa Calo

Tamtama PK (Prajurit Karir)

Jalur Tamtama PK diperuntukkan bagi lulusan SMP atau sederajat yang ingin langsung berkarir sebagai prajurit TNI AD. Pendidikan dasar militer akan diberikan selama kurang lebih 4 bulan di pusat pendidikan militer. Setelah lulus pendidikan, peserta akan dilantik dengan pangkat Prajurit Dua (Prada) dan ditempatkan di satuan-satuan TNI AD di seluruh Indonesia.

Bintara PK (Prajurit Karir)

Bintara PK merupakan jalur bagi lulusan SMA, MA, atau SMK sederajat dengan masa pendidikan sekitar 7 bulan. Lulusan Bintara akan dilantik dengan pangkat Sersan Dua (Serda) dan bertugas sebagai pemimpin kelompok kecil dalam satuan. Jalur ini menawarkan jenjang karir yang lebih tinggi dibandingkan Tamtama dengan berbagai spesialisasi keahlian.

Akademi Militer (Akmil)

Akmil adalah jalur pendidikan perwira yang berlangsung selama 4 tahun di Magelang, Jawa Tengah. Lulusan Akmil akan memperoleh gelar sarjana (S.Tr.Han) dan dilantik dengan pangkat Letnan Dua (Letda). Jalur ini memiliki seleksi paling ketat dan menghasilkan pemimpin-pemimpin militer profesional yang akan menduduki posisi strategis di TNI AD.

JalurPendidikanLama DiklatPangkat Awal
Tamtama PKSMP/Sederajat± 4 BulanPrajurit Dua
Bintara PKSMA/SMK/MA± 7 BulanSersan Dua
AkmilSMA/MA4 TahunLetnan Dua
Pa PKS1/Profesi± 12 BulanLetnan Dua


Syarat Umum Pendaftaran TNI AD 2026

Persyaratan pendaftaran TNI AD bersifat ketat dan wajib dipenuhi tanpa pengecualian. Ketidaklengkapan salah satu syarat akan menyebabkan berkas ditolak pada tahap administrasi awal. Berikut adalah syarat umum yang berlaku untuk semua jalur penerimaan berdasarkan ketentuan rekrutmen tahun sebelumnya yang masih dijadikan acuan.

Persyaratan Kewarganegaraan dan Status

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dan tidak pernah kehilangan kewarganegaraan
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
  • Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan
  • Bukan anggota atau pengurus partai politik
  • Tidak memiliki catatan kriminal dari kepolisian (SKCK)

Persyaratan Usia

Batas usia merupakan salah satu syarat mutlak yang sering menyebabkan calon peserta tidak lolos administrasi. Perhitungan usia dilakukan pada saat pembukaan pendidikan, bukan saat pendaftaran. Pastikan untuk menghitung dengan cermat agar tidak melewati batas usia maksimal yang ditentukan untuk masing-masing jalur.

JalurUsia MinimalUsia Maksimal
Tamtama PK17 Tahun 9 Bulan22 Tahun
Bintara PK17 Tahun 9 Bulan22 Tahun
Akmil17 Tahun22 Tahun
Pa PK19 Tahun27 Tahun

Persyaratan Fisik dan Kesehatan

Kondisi fisik yang prima merupakan keharusan mutlak bagi calon prajurit TNI AD. Standar tinggi badan minimal untuk pria adalah 165 cm, sedangkan untuk wanita (Kowad) minimal 160 cm. Berat badan harus proporsional dengan tinggi badan sesuai Indeks Massa Tubuh (IMT) yang ditetapkan panitia seleksi.

  • Tinggi badan minimal Pria: 165 cm | Wanita: 160 cm
  • Penglihatan normal tanpa kacamata (minimal 6/6)
  • Tidak buta warna parsial maupun total
  • Pendengaran normal tanpa alat bantu
  • Tidak bertato dan tidak bertindik (bagi pria)
  • Bebas dari penyakit menular dan penyakit kronis
  • Bebas narkoba (akan dites laboratorium)
Baca Juga:  Panduan Lengkap Subsidi KPR 2026: Cara Daftar, Syarat, dan Tips Terbaru


Dokumen yang Harus Disiapkan

Kelengkapan dokumen sangat menentukan lolos tidaknya seleksi administrasi awal. Siapkan semua dokumen jauh-jauh hari untuk menghindari kepanikan menjelang deadline pendaftaran. Pastikan semua fotokopi sudah dilegalisir oleh pihak berwenang dan dokumen asli masih berlaku saat proses validasi berlangsung.

  • ✅ KTP elektronik yang masih berlaku (asli dan fotokopi)
  • ✅ Kartu Keluarga (KK) asli dan fotokopi legalisir
  • ✅ Akta kelahiran asli dan fotokopi legalisir
  • ✅ Ijazah dan transkrip nilai legalisir basah
  • ✅ SKCK dari Polres/Polsek (masih berlaku)
  • ✅ Surat keterangan sehat dari RS Pemerintah/TNI
  • ✅ Surat keterangan belum menikah dari kelurahan
  • ✅ Pas foto 4×6 dan 3×4 berlatar merah (terbaru)
  • ✅ Surat pernyataan bermaterai dari orang tua/wali

⚠️ Perhatian: Semua dokumen asli WAJIB dibawa saat validasi/daftar ulang di Kodam terdekat pada 12 Januari – 6 Februari 2026. Ketidaksesuaian dokumen asli dengan yang diupload akan menyebabkan diskualifikasi.



Tahapan Seleksi TNI AD 2026

Proses seleksi TNI AD terdiri dari beberapa tahapan yang harus dilalui secara berurutan. Setiap tahapan bersifat eliminasi, artinya peserta yang tidak lolos di satu tahap tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Persiapan yang matang untuk setiap tahapan sangat krusial karena tingkat persaingan yang sangat tinggi dengan ribuan pendaftar dari seluruh Indonesia.

Seleksi tingkat daerah (Panda) dilaksanakan di masing-masing Kodam wilayah pendaftar dan meliputi tes administrasi, kesehatan awal, kesamaptaan, serta psikologi. Bagi yang lolos Panda, selanjutnya akan mengikuti seleksi tingkat pusat (Panpus) di Jakarta atau Bandung dengan tes yang lebih komprehensif. Tahapan akhir adalah sidang Pantukhir (Penentu Akhir) yang akan menetapkan kelulusan final peserta.

Nah, bagi yang juga mempertimbangkan jalur karir lain, informasi mengenai tips lolos seleksi TNI AD bisa menjadi referensi tambahan. Persiapan fisik seperti latihan lari, push-up, sit-up, dan pull-up sangat penting dimulai sejak sekarang untuk menghadapi tes kesamaptaan jasmani yang menantang.



Peringatan: Waspada Penipuan Rekrutmen

Setiap tahun selalu muncul oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan panitia rekrutmen TNI AD untuk menipu calon peserta. Modus yang sering digunakan adalah menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang tertentu. Faktanya, seluruh proses rekrutmen TNI AD bersifat GRATIS tanpa dipungut biaya apapun dari pendaftaran hingga pengumuman kelulusan.

🚨 WASPADA PENIPUAN: Pendaftaran TNI AD 100% GRATIS! Jangan percaya oknum yang meminta uang dengan janji meloloskan seleksi. Laporkan ke pihak berwajib jika menemukan praktik tersebut.

  • ❌ Jangan pernah memberikan uang kepada siapapun dengan janji kelulusan
  • ❌ Jangan menggunakan jasa calo atau perantara
  • ❌ Jangan percaya informasi dari sumber tidak resmi
  • ✅ Selalu cek informasi di website resmi ad.rekrutmen-tni.mil.id
  • ✅ Hubungi Kodam/Korem terdekat untuk konfirmasi informasi
Baca Juga:  Stop Terror DC! Cara Hapus Data Pinjol Ilegal dalam 5 Langkah


Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Kapan batas akhir pendaftaran online TNI AD 2026?

Batas akhir pendaftaran online TNI AD 2026 adalah tanggal 3 Februari 2026. Pendaftaran sudah dibuka sejak 8 Januari 2026 melalui website resmi ad.rekrutmen-tni.mil.id. Disarankan untuk mendaftar lebih awal agar tidak terkendala teknis menjelang deadline.

2. Berapa biaya pendaftaran TNI AD 2026?

Pendaftaran TNI AD sepenuhnya GRATIS tanpa dipungut biaya apapun. Seluruh proses dari pendaftaran online hingga pengumuman kelulusan tidak memerlukan pembayaran. Waspadalah terhadap oknum yang meminta uang dengan dalih apapun karena itu dipastikan penipuan.

3. Apakah lulusan SMK bisa mendaftar Akademi Militer (Akmil)?

Sayangnya, jalur Akademi Militer hanya menerima lulusan SMA atau Madrasah Aliyah (MA) dengan jurusan IPA atau IPS. Lulusan SMK dapat mendaftar melalui jalur Bintara PK atau Tamtama PK yang juga menawarkan jenjang karir menjanjikan di TNI AD.

4. Berapa tinggi badan minimal untuk mendaftar TNI AD?

Tinggi badan minimal untuk calon prajurit pria adalah 165 cm, sedangkan untuk wanita (Kowad) minimal 160 cm. Pengukuran dilakukan dengan standar baku oleh tim kesehatan TNI AD saat tes kesehatan. Berat badan juga harus proporsional sesuai dengan Indeks Massa Tubuh yang ditetapkan.

5. Apakah boleh mendaftar lebih dari satu jalur penerimaan?

Umumnya, calon peserta hanya diperbolehkan memilih satu jalur penerimaan dalam satu periode rekrutmen. Pilihan jalur harus disesuaikan dengan kualifikasi pendidikan dan usia yang dipersyaratkan. Pertimbangkan dengan matang sebelum memilih jalur karena tidak bisa diubah setelah mendaftar.

6. Dimana lokasi validasi atau daftar ulang dilakukan?

Validasi atau daftar ulang dilakukan di Kodam, Korem, atau Kodim sesuai dengan domisili pendaftar. Jadwal validasi berlangsung dari 12 Januari hingga 6 Februari 2026. Bawa semua dokumen asli sesuai yang diupload saat pendaftaran online untuk proses verifikasi.

7. Bagaimana jika tidak lulus seleksi tahun ini?

Peserta yang tidak lulus masih berkesempatan mendaftar kembali pada periode rekrutmen berikutnya selama masih memenuhi syarat usia. Gunakan waktu untuk meningkatkan kebugaran fisik dan mempelajari materi tes akademik. Evaluasi kelemahan di tahapan sebelumnya agar tidak terulang di pendaftaran selanjutnya.

8. Apakah yang bertato bisa mendaftar TNI AD?

Calon peserta yang memiliki tato di bagian tubuh manapun tidak diperkenankan mendaftar TNI AD. Begitu juga dengan bekas tato yang sudah dihapus tetap akan menjadi bahan pertimbangan saat pemeriksaan kesehatan. Ketentuan ini berlaku tegas tanpa pengecualian untuk menjaga profesionalisme korps militer.

9. Tes apa saja yang harus dilalui dalam seleksi TNI AD?

Tahapan seleksi meliputi tes administrasi, kesehatan tahap I dan II, kesamaptaan jasmani, psikologi, akademik, wawancara, serta sidang Pantukhir. Setiap tahapan bersifat eliminasi sehingga kegagalan di satu tahap berarti tidak bisa melanjutkan. Persiapkan diri secara menyeluruh untuk menghadapi semua jenis tes tersebut.

10. Bagaimana cara mengecek pengumuman hasil seleksi?

Pengumuman hasil seleksi setiap tahapan dapat dicek melalui website resmi ad.rekrutmen-tni.mil.id menggunakan nomor pendaftaran. Informasi juga bisa diperoleh di Kodam atau Korem tempat mendaftar. Pantau terus website resmi dan media sosial TNI AD untuk mendapatkan informasi terbaru seputar jadwal pengumuman.


Rekrutmen TNI AD 2026 merupakan kesempatan berharga bagi generasi muda Indonesia untuk mengabdikan diri kepada negara melalui jalur militer. Dengan jadwal pendaftaran yang sudah dibuka hingga 3 Februari 2026, persiapan harus dimulai dari sekarang. Pastikan untuk memenuhi semua persyaratan, melengkapi dokumen, dan melatih kebugaran fisik secara intensif agar dapat melewati seluruh tahapan seleksi dengan sukses.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu verifikasi dengan sumber resmi terkait.