Biaya Kuliah Prasmul 2026: Rincian Lengkap Uang Pangkal, UKT, dan SKS Terbaru

By

Tim Redaksi

31 Januari 2026.

Universitas Prasetiya Mulya atau yang akrab disebut Prasmul memang sudah lama dikenal sebagai salah satu kampus swasta paling prestisius di Indonesia, terutama di bidang bisnis dan manajemen. Untuk angkatan 2026, terjadi perubahan cukup signifikan pada struktur biaya kuliah yang perlu dicermati calon mahasiswa dan orang tua. Uang Kuliah Tetap (UKT) naik dari Rp 15,5 juta menjadi Rp 19,5 juta per semester, sementara struktur uang pangkal juga mengalami penyesuaian di beberapa program studi.

Nah, bagi yang sedang mempertimbangkan Prasmul sebagai pilihan, memahami rincian biaya secara menyeluruh tentu sangat penting. Artikel ini menyajikan data lengkap biaya kuliah Prasmul 2026 mulai dari uang pangkal, UKT per semester, biaya SKS, hingga simulasi total biaya dan informasi beasiswa yang tersedia. Semua data bersumber langsung dari situs resmi prasetiyamulya.ac.id yang diakses pada Januari 2026.

ℹ️ Info: Data biaya kuliah berikut berdasarkan informasi resmi per Januari 2026. Untuk update terbaru, kunjungi langsung prasetiyamulya.ac.id/penerimaan-s1.



Sekilas Tentang Universitas Prasetiya Mulya

Prasmul memiliki dua kampus utama, yaitu Kampus BSD di Tangerang Selatan dan Kampus Cilandak di Jakarta Selatan. Kampus ini menaungi tiga fakultas besar: School of Business & Economics (SBE), School of STEM, dan School of Law & International Studies. SBE merupakan program unggulan yang sudah mengantongi akreditasi internasional AACSB, menjadikan Prasmul salah satu dari sedikit kampus di Asia Tenggara dengan pengakuan tersebut.

Selain program reguler berbahasa Indonesia, Prasmul juga menyediakan Program Internasional (English track) untuk beberapa jurusan seperti Business Economics, Financial Technology, dan International Marketing. Program ini tentu memiliki komponen biaya yang sedikit berbeda, khususnya pada tarif per SKS yang lebih tinggi dibanding program nasional.



Biaya Pengembangan (Uang Pangkal) Prasmul 2026

Biaya pengembangan atau uang pangkal merupakan komponen biaya terbesar yang dibayarkan satu kali saat pertama masuk. Menariknya, Prasmul menerapkan sistem harga berbeda berdasarkan jenjang kelas saat mendaftar — siswa kelas 12 membayar lebih mahal dibanding siswa kelas 10 dan 11 yang mendaftar lebih awal. Strategi ini mendorong calon mahasiswa untuk mengamankan tempat sejak dini dengan harga lebih terjangkau.

Baca Juga:  Biaya Kuliah di Australia 2026: Rincian Lengkap Sydney, Melbourne & Perth dalam Rupiah

Program / SchoolKelas 12Kelas 10 & 11
School of Business & Economics (SBE)Rp 75.000.000Rp 55.000.000
School of STEMRp 70.000.000Rp 55.000.000
School of Law & International StudiesRp 70.000.000Rp 55.000.000
Kampus CilandakRp 70.000.000Rp 55.000.000

Perlu dicatat bahwa SBE memiliki uang pangkal paling tinggi, yaitu Rp 75 juta untuk pendaftar kelas 12. Sementara tiga program lainnya — STEM, Law, dan Kampus Cilandak — sama-sama dipatok Rp 70 juta. Jika mendaftar saat masih kelas 10 atau 11, semua program dikenakan tarif seragam Rp 55 juta, sehingga bisa menghemat hingga Rp 20 juta.



Rincian Biaya Per Semester dan Komponen Lainnya

Selain uang pangkal, mahasiswa Prasmul angkatan 2026 perlu membayar biaya rutin setiap semester yang terdiri dari UKT dan biaya per SKS. UKT ditetapkan sebesar Rp 19.500.000 per semester — angka ini naik cukup signifikan dari Rp 15.500.000 pada angkatan 2025. Kenaikan sekitar 25% ini tentu perlu diperhitungkan matang-matang dalam perencanaan finansial jangka panjang.

Komponen BiayaNominal
Uang Kuliah Tetap (UKT)Rp 19.500.000 /semester
Biaya SKS — Program NasionalRp 500.000 /SKS
Biaya SKS — Program InternasionalRp 600.000 /SKS
Biaya Orientasi (sekali bayar)Rp 4.800.000
Biaya Pendaftaran / TesRp 500.000

Biaya orientasi sebesar Rp 4,8 juta hanya dibayarkan di semester pertama, sehingga total pengeluaran di semester awal akan lebih besar. Untuk biaya pendaftaran dan tes masuk, nominalnya relatif terjangkau di angka Rp 500 ribu. Perlu diingat bahwa biaya-biaya ini belum termasuk buku, kelulusan, dan kebutuhan akademik lainnya yang mungkin muncul selama masa studi.



Simulasi Biaya Kuliah Prasmul Sampai Lulus

Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut simulasi biaya kuliah program S1 reguler (Program Nasional) dengan asumsi mengambil 20 SKS per semester selama 7 semester (3,5 tahun). Semester pertama menelan biaya sekitar Rp 34,3 juta karena termasuk biaya orientasi, sementara semester kedua dan seterusnya stabil di kisaran Rp 29,5 juta. Total biaya semester saja tanpa uang pangkal mencapai sekitar Rp 211 juta.

KomponenSemester 1Semester 2–7
UKTRp 19.500.000Rp 19.500.000
Biaya SKS (20 SKS × Rp 500rb)Rp 10.000.000Rp 10.000.000
Biaya OrientasiRp 4.800.000
Total Per Semester~Rp 34.300.000~Rp 29.500.000

Jika ditotal dengan uang pangkal SBE (Rp 75 juta, pendaftar kelas 12), estimasi biaya kuliah Prasmul dari awal hingga lulus berkisar Rp 286–290 juta untuk program nasional. Angka ini bisa lebih rendah sekitar Rp 20 juta jika mendaftar sejak kelas 10–11. Sebagai perbandingan, biaya kuliah Binus 2026 dan biaya kuliah UPH 2026 juga berada di kisaran serupa untuk kampus swasta top di Jabodetabek.

Baca Juga:  Biaya Kuliah President University 2026: Lengkap per Prodi + Syarat Beasiswa Jalur Rapor


Potongan Biaya dan Beasiswa Prasmul 2026

Kabar baiknya, Prasmul menawarkan beberapa skema potongan biaya yang cukup menggiurkan untuk periode pendaftaran Januari–Juni 2026. Potongan terbesar diberikan untuk pelunasan cepat (full payment) senilai Rp 30 juta, yang secara efektif mengurangi uang pangkal hampir separuhnya. Selain itu, ada potongan khusus untuk karyawan perusahaan pembina YPM sebesar Rp 25 juta dan keluarga inti alumni UPM sebesar Rp 15 juta.

Kategori PotonganNilai Potongan
✅ Pelunasan cepat (full payment)Rp 30.000.000
Karyawan Perusahaan Pembina YPMRp 25.000.000
Keluarga Inti Alumni UPMRp 15.000.000

Di luar potongan biaya, Prasmul juga menyediakan program beasiswa yang cukup kompetitif. Dua program utama yang tersedia adalah Young Scholar Indonesia dan Bakti Prestasi, yang keduanya bisa menanggung hingga 100% biaya kuliah. Beasiswa ini biasanya diberikan berdasarkan prestasi akademik maupun non-akademik, sehingga calon mahasiswa berprestasi memiliki peluang besar untuk kuliah di Prasmul tanpa beban biaya penuh.

💡 Penting: Potongan biaya berlaku untuk periode pendaftaran Januari–Juni 2026 dan bisa berubah sewaktu-waktu. Segera hubungi admisi Prasmul untuk memastikan ketersediaan dan syarat detail masing-masing potongan.



Tips Mempersiapkan Biaya Kuliah di Prasmul

Dengan total biaya yang bisa mencapai hampir Rp 300 juta, persiapan finansial jauh-jauh hari menjadi kunci utama. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mendaftar sejak kelas 10 atau 11 untuk mendapatkan uang pangkal Rp 55 juta — hemat hingga Rp 20 juta dibanding mendaftar saat kelas 12. Strategi ini juga memberikan waktu lebih panjang untuk menyiapkan dana semester berikutnya.

Jika memungkinkan, memanfaatkan skema pelunasan cepat (full payment) sangat direkomendasikan karena potongan Rp 30 juta yang ditawarkan cukup besar. Selain itu, jangan lupa mendaftar beasiswa Young Scholar Indonesia atau Bakti Prestasi yang bisa menanggung hingga 100% biaya. Persiapkan portofolio prestasi dan dokumen akademik sebaik mungkin untuk meningkatkan peluang lolos seleksi beasiswa. Bagi yang juga mempertimbangkan kampus swasta lain, ada baiknya membandingkan dengan rincian biaya kuliah Trisakti 2026 untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif.



Kesimpulan

Biaya kuliah Prasmul 2026 memang tergolong premium dengan estimasi total Rp 286–290 juta untuk program S1 nasional hingga lulus. Namun, berbagai skema potongan dan beasiswa hingga 100% membuat kampus ini tetap bisa dijangkau oleh calon mahasiswa berprestasi. Kuncinya adalah mendaftar lebih awal, memanfaatkan potongan yang tersedia, dan mempersiapkan diri untuk seleksi beasiswa sedini mungkin.

Baca Juga:  Biaya Kuliah Telkom University 2026: Panduan Lengkap UP3 & BPP, Bisa Dicicil?


Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Berapa total biaya kuliah Prasmul 2026 sampai lulus?

Estimasi total biaya kuliah Prasmul untuk program S1 nasional (7 semester, 20 SKS) berkisar Rp 286–290 juta termasuk uang pangkal SBE sebesar Rp 75 juta. Angka ini bisa lebih rendah sekitar Rp 20 juta jika mendaftar saat masih kelas 10 atau 11 karena uang pangkal hanya Rp 55 juta.

2. Berapa UKT Prasmul 2026 per semester?

UKT Prasmul untuk angkatan 2026 ditetapkan sebesar Rp 19.500.000 per semester. Jumlah ini naik dari Rp 15.500.000 pada angkatan 2025, atau mengalami kenaikan sekitar 25%. UKT ini berlaku untuk semua program studi di Prasmul.

3. Apa perbedaan biaya SKS program nasional dan internasional?

Program nasional dikenakan biaya Rp 500.000 per SKS, sedangkan program internasional (English track) sebesar Rp 600.000 per SKS. Dengan asumsi 20 SKS per semester, selisih biayanya sekitar Rp 2 juta per semester atau Rp 14 juta selama 7 semester masa studi.

4. Apakah Prasmul menyediakan beasiswa penuh?

Ya, Prasmul menyediakan beasiswa hingga 100% melalui program Young Scholar Indonesia dan Bakti Prestasi. Beasiswa ini diberikan berdasarkan prestasi akademik dan non-akademik. Informasi lengkap dan pendaftaran beasiswa bisa diakses melalui situs resmi prasetiyamulya.ac.id.

5. Bagaimana cara mendapatkan potongan biaya Rp 30 juta?

Potongan Rp 30 juta diberikan untuk pelunasan cepat atau full payment saat periode pendaftaran Januari–Juni 2026. Artinya, uang pangkal dan komponen biaya awal harus dilunasi sekaligus di awal, bukan dicicil. Skema ini cocok bagi keluarga yang sudah memiliki dana siap pakai.

6. Kenapa uang pangkal SBE lebih mahal dari program lain?

School of Business & Economics (SBE) merupakan program unggulan Prasmul yang sudah terakreditasi internasional AACSB. Akreditasi ini menjadikan SBE setara dengan business school kelas dunia, sehingga uang pangkalnya dipatok Rp 75 juta — Rp 5 juta lebih tinggi dari program STEM, Law, dan Kampus Cilandak yang masing-masing Rp 70 juta.

7. Apakah biaya kuliah Prasmul bisa dicicil?

Prasmul menawarkan opsi pembayaran bertahap, meski detail skema cicilan perlu dikonfirmasi langsung ke bagian admisi. Namun perlu diingat bahwa memilih cicilan berarti tidak bisa mendapatkan potongan pelunasan cepat senilai Rp 30 juta. Sebaiknya hitung terlebih dahulu mana yang lebih menguntungkan sebelum memutuskan skema pembayaran.

8. Apa saja jurusan yang tersedia di Program Internasional Prasmul?

Program Internasional (English track) Prasmul tersedia untuk tiga jurusan, yaitu Business Economics, Financial Technology, dan International Marketing. Seluruh perkuliahan di program ini menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar. Biaya SKS-nya sedikit lebih tinggi, yakni Rp 600.000 per SKS dibanding Rp 500.000 untuk program nasional.

9. Kapan periode pendaftaran Prasmul 2026 dibuka?

Periode pendaftaran Prasmul untuk angkatan 2026 sudah dibuka sejak awal 2026, dengan potongan biaya berlaku untuk pendaftar periode Januari–Juni 2026. Pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui situs resmi prasetiyamulya.ac.id. Sebaiknya mendaftar lebih awal untuk mendapatkan harga uang pangkal yang lebih terjangkau.

10. Apakah biaya kuliah Prasmul sudah termasuk buku dan wisuda?

Belum. Biaya kuliah Prasmul yang tercantum belum termasuk biaya buku, kelulusan (wisuda), dan kebutuhan akademik lainnya. Komponen tambahan ini perlu diperhitungkan di luar estimasi biaya UKT dan SKS. Siapkan dana cadangan sekitar 5–10% dari total biaya kuliah untuk keperluan tambahan tersebut.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu verifikasi dengan sumber resmi terkait.

Related Post