Kementerian Sosial (Kemensos) telah merilis kejelasan mengenai regulasi penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk tahun anggaran 2026. Fokus utama regulasi ini menyoroti Program Keluarga Harapan (PKH) yang kerap menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat.
Masih banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang merasa bingung perihal aturan satu Kartu Keluarga (KK) menerima lebih dari satu jenis bantuan. Kekhawatiran akan dicoret dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) karena dianggap menerima “bansos ganda” pun sering menghantui.
Padahal, terdapat perbedaan mendasar antara “bansos ganda” yang dilarang akibat duplikasi data dengan “komplementaritas bansos” yang justru dianjurkan. Regulasi per Januari 2026 ini hadir untuk mengupas tuntas mekanisme penyaluran agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Aturan Satu KK Bisa Terima Banyak Komponen
Secara aturan, satu KK sah-sah saja menerima bantuan PKH untuk beberapa anggota keluarga sekaligus. Syarat utamanya adalah memenuhi kriteria komponen yang telah ditetapkan pemerintah.
Namun, perlu dicatat bahwa pemerintah membatasi maksimal empat komponen dalam satu KK yang dapat dihitung sebagai penerima bantuan. Komponen tersebut meliputi Ibu Hamil, Balita, Lansia, Penyandang Disabilitas, dan Anak Sekolah.
Selain komponen internal PKH, penerima juga diperbolehkan menerima bantuan irisan lain. Contohnya adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Indonesia Pintar (PIP). Skema ini justru didorong untuk memberikan jaring pengaman sosial yang lebih komprehensif.
Simulasi Perhitungan Bantuan dalam Satu KK
Agar lebih mudah memahami aturan “Maksimal 4 Komponen” dalam satu keluarga, berikut adalah simulasi penerapannya:
| Komposisi Keluarga | Status Bantuan PKH |
|---|---|
| Ayah, Ibu, 1 Anak SD, 1 Anak SMP | Semua komponen anak sekolah (SD & SMP) bisa dibayarkan. |
| Nenek (Lansia), Ibu (Hamil), 2 Balita, 1 Anak SMA | Hanya 4 komponen yang dibayar (Misal: Lansia, Ibu Hamil, 2 Balita). Anak SMA tidak masuk hitungan. |
| Catatan Penting | Keluarga tetap bisa menerima tambahan BPNT & PIP di luar hitungan PKH di atas. |
Simulasi di atas menunjukkan bahwa prioritas pembayaran disesuaikan dengan batasan maksimal empat jiwa dalam satu nomor KK.
Jenis Bansos Ganda yang Dilarang Keras
Meskipun kombinasi bantuan diperbolehkan, tetap ada jenis “bansos ganda” yang mutlak dilarang. Pelanggaran terhadap hal ini dapat menyebabkan kepesertaan dicabut dari sistem.
Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) milik Kemensos kini semakin canggih. Teknologi ini mampu mendeteksi ketidakwajaran data dengan lebih akurat.
Berikut adalah kategori yang dilarang keras:
- Satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) terdaftar ganda di dua wilayah berbeda.
- Penerima bansos terdeteksi menerima gaji dari APBN atau APBD (seperti PNS, TNI, atau Polri).
- Penerima PKH menerima BLT Dana Desa (BLT Dana Desa khusus warga miskin yang belum tersentuh bantuan pusat sama sekali).
- Duplikasi data identitas ganda atau satu NIK menerima dua bantuan sejenis dari kementerian berbeda.
Panduan Cek Status Kepesertaan Terbaru
Mengingat data DTKS diperbarui setiap bulan, masyarakat diimbau untuk proaktif memeriksa status kepesertaan secara berkala. Proses ini bisa dilakukan mandiri lewat ponsel tanpa harus ke kantor desa.
Langkah pengecekannya cukup sederhana:
- Buka peramban dan kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan detail wilayah mulai dari Provinsi hingga Desa.
- Ketik nama lengkap sesuai KTP.
- Masukkan kode captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol “Cari Data”.
Jika status menunjukkan “Ya” pada kolom PKH dan BPNT dengan periode salur terbaru (misalnya: Januari-Maret 2026), berarti keluarga tersebut sah menerima dua jenis bantuan sekaligus.
Dampak Positif Skema Bantuan Berlapis
Penerapan skema bantuan berlapis dalam satu KK ini bukan tanpa alasan. Tujuan jangka panjangnya adalah memutus mata rantai kemiskinan antar-generasi.
Risiko anak putus sekolah karena biaya dapat ditekan seminimal mungkin dengan diperbolehkannya anak sekolah menerima PIP sekaligus orang tuanya menerima PKH. Sinergi ini diharapkan meningkatkan kualitas SDM di masa depan.
Selain itu, kehadiran BPNT yang beriringan dengan PKH memastikan uang tunai PKH bisa dialokasikan lebih spesifik. Dana tersebut bisa digunakan untuk gizi ibu hamil atau vitamin balita, bukan habis hanya untuk membeli bahan pokok.
Pertanyaan Umum Seputar PKH (FAQ)
Apakah suami istri bisa dapat PKH dua-duanya?
Tidak bisa. PKH diberikan berbasis keluarga (KK), bukan perorangan. Bantuan masuk ke satu rekening pengurus keluarga (biasanya Istri/Ibu) yang mencakup komponen anggota keluarga lain.
Kenapa tetangga dapat PKH dan BPNT, tapi saya cuma BPNT?
Ini bergantung pada komponen dalam KK. Syarat mutlak PKH adalah memiliki komponen (Ibu Hamil, Balita, Anak Sekolah, Lansia, Disabilitas). Jika miskin tapi tidak punya komponen tersebut, biasanya hanya dapat BPNT.
Apakah boleh terima PKH dan Kartu Prakerja bersamaan?
Boleh. Kartu Prakerja bersifat semi-bansos untuk kompetensi kerja. Anggota keluarga dalam satu KK penerima PKH diperbolehkan mendaftar selama memenuhi syarat usia dan bukan pejabat negara.





