Beranda » Ekonomi » Simulasi Cicilan KUR BRI: Hitung Angsuran Sebelum Ajukan

Simulasi Cicilan KUR BRI: Hitung Angsuran Sebelum Ajukan

Kebutuhan modal usaha sering menjadi tantangan terbesar bagi pelaku UMKM di Indonesia. Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI hadir sebagai solusi primadona karena menawarkan suku bunga subsidi yang sangat rendah.

Banyak pengusaha mikro yang ingin mengajukan pinjaman namun masih ragu mengenai besaran angsuran per bulannya. Memahami simulasi cicilan sangat penting agar arus kas usaha tidak terganggu saat proses pelunasan berjalan.

Sebelum datang ke kantor cabang atau mengajukan secara online, ada baiknya menyimak rincian perhitungan angsuran berikut ini. Informasi ini akan membantu calon debitur mengukur kemampuan bayar sesuai dengan tenor yang dipilih.

Disclaimer:

Informasi simulasi tabel angsuran dan suku bunga di bawah ini mengacu pada aturan tahun berjalan. Kebijakan bank dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk perhitungan real-time dan persetujuan kredit, silakan hubungi Mantri BRI atau kunjungi kantor cabang terdekat.


💡 Quick Answer: Simulasi Singkat

Singkatnya, KUR BRI menerapkan suku bunga efektif 6% per tahun untuk pengajuan pertama. Sebagai gambaran kasar, pinjaman Rp10 juta dengan tenor 12 bulan memiliki cicilan sekitar Rp860.664 per bulan. Sedangkan untuk pinjaman Rp50 juta dengan tenor 36 bulan (3 tahun), angsurannya berada di kisaran Rp1.521.097 per bulan. Angka ini bisa sedikit berbeda tergantung jenis KUR (Mikro/Kecil) dan kebijakan terbaru bank.

Baca Juga:  10 Pinjol Resmi OJK 2026: Cair Cepat Hanya Modal KTP

Mengenal Jenis KUR BRI dan Plafonnya

Sebelum masuk ke angka pasti, penting untuk mengetahui kategori pinjaman yang tersedia. BRI membagi layanan KUR menjadi tiga kategori utama berdasarkan plafon pinjaman.

1. KUR Mikro BRI Jenis ini paling populer di kalangan pedagang kecil dan petani. Plafon pinjaman yang ditawarkan mulai dari Rp10 juta hingga maksimal Rp100 juta. Syarat utamanya adalah usaha harus sudah berjalan minimal 6 bulan produktif.

2. KUR Kecil BRI Kategori ini ditujukan untuk usaha yang lebih mapan dengan kebutuhan modal lebih besar. Plafon pinjaman berkisar antara Rp100 juta hingga Rp500 juta. Biasanya, bank akan meminta agunan tambahan atau jaminan untuk kategori ini.

3. KUR TKI BRI Khusus diberikan kepada calon Tenaga Kerja Indonesia yang akan berangkat ke luar negeri. Plafon maksimal adalah Rp25 juta atau sesuai ketentuan biaya penempatan.


Aturan Suku Bunga Berjenjang Terbaru

Pemerintah melalui Permenko Perekonomian telah menetapkan aturan suku bunga berjenjang untuk nasabah KUR, khususnya KUR Mikro dan Kecil. Aturan ini berlaku bagi nasabah yang melakukan pinjaman berulang (top up atau suplesi).

Sistem bunga berjenjang ini bertujuan agar dana subsidi KUR dapat dinikmati oleh lebih banyak pelaku usaha baru. Berikut rinciannya:

  • Pinjaman ke-1: Bunga 6% efektif per tahun.
  • Pinjaman ke-2: Bunga naik menjadi 7% efektif per tahun.
  • Pinjaman ke-3: Bunga naik menjadi 8% efektif per tahun.
  • Pinjaman ke-4: Bunga naik menjadi 9% efektif per tahun.

Jadi, tabel simulasi di bawah ini menggunakan asumsi bunga 6% (untuk pengajuan pertama). Jika ini adalah pengajuan kedua, angsuran akan sedikit lebih tinggi.


Tabel Simulasi Cicilan KUR BRI (Mikro & Kecil)

Berikut adalah estimasi tabel angsuran untuk membantu perencanaan keuangan usaha. Tabel ini dibagi berdasarkan plafon umum yang sering diajukan.

Baca Juga:  Bansos Belum Cair 2026? Ini 8 Penyebab & Solusi Lengkap yang Wajib Dicoba

1. Tabel Angsuran KUR Mikro (Plafon 10 – 50 Juta)

Plafon12 Bulan24 Bulan36 Bulan
Rp 10.000.000Rp 860.664Rp 443.206Rp 304.219
Rp 25.000.000Rp 2.151.661Rp 1.108.015Rp 760.548
Rp 50.000.000Rp 4.303.321Rp 2.216.031Rp 1.521.097
Status Bunga✅ Subsidi 6% (Pengajuan Pertama)

2. Tabel Angsuran KUR Kecil (Plafon 100 – 500 Juta)

Untuk pinjaman di atas Rp100 juta, tenor pinjaman investasi bisa mencapai 60 bulan (5 tahun).

Plafon36 Bulan48 Bulan60 Bulan
Rp 100.000.000Rp 3.042.194Rp 2.348.503Rp 1.933.280
Rp 250.000.000Rp 7.605.484Rp 5.871.257Rp 4.833.200
Rp 500.000.000Rp 15.210.969Rp 11.742.515Rp 9.666.401

Syarat Dokumen yang Wajib Disiapkan

Mengetahui cicilan saja belum cukup, kelengkapan dokumen menjadi kunci lolosnya pengajuan kredit. Pihak bank sangat selektif dalam memverifikasi data administrasi calon debitur.

Pastikan dokumen berikut sudah siap dalam map sebelum bertemu petugas bank:

  1. Identitas Diri: e-KTP pemohon dan pasangan (jika sudah menikah), Kartu Keluarga (KK), dan Buku Nikah/Cerai.
  2. Dokumen Usaha: Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan/desa atau Nomor Induk Berusaha (NIB) yang bisa dibuat online via OSS.
  3. Dokumen Tambahan (KUR Kecil): NPWP aktif dan dokumen agunan (SHM/BPKB) jika mengajukan di atas Rp100 juta.
  4. Riwayat Kredit: Tidak sedang menikmati kredit komersial (modal kerja/investasi) di bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau KKB.

Cara Pengajuan: Online vs Offline

Bank BRI menyediakan dua jalur pengajuan yang memudahkan nasabah. Jalur konvensional tetap menjadi favorit, namun jalur digital mulai banyak diminati karena praktis.

1. Pengajuan Langsung ke Kantor Cabang/Unit

Cara ini paling efektif karena bisa langsung berkonsultasi dengan Mantri BRI. Bawa semua berkas persyaratan ke kantor BRI terdekat sesuai domisili KTP. Biasanya, petugas akan menjadwalkan survei ke lokasi usaha dalam waktu 3-7 hari kerja.

Baca Juga:  Cara Cek Bansos 2026 Terbaru: Nama Penerima PKH, BPNT & BLT Kesra di Kemensos

2. Pengajuan Online via Kur.bri.co.id

Nasabah bisa mengajukan permohonan dari rumah melalui situs resmi BRI.

  • Buka laman kur.bri.co.id.
  • Pilih menu “Ajukan Pinjaman”.
  • Login menggunakan akun email.
  • Isi formulir data diri, data usaha, dan unggah dokumen yang diminta.

Namun, perlu diingat bahwa meskipun pengajuan dilakukan online, survei fisik ke lokasi usaha tetap akan dilakukan oleh petugas bank untuk verifikasi kelayakan.


Tips Agar Pengajuan KUR Disetujui

Tidak semua pengajuan KUR otomatis disetujui meskipun syarat dokumen lengkap. Ada faktor penilaian subjektif dan objektif dari pihak bank terkait kelayakan usaha (feasibility).

Pertama, pastikan BI Checking (SLIK OJK) bersih. Riwayat kredit macet di masa lalu, baik di bank maupun pinjaman online (Paylater), sering menjadi alasan utama penolakan.

Kedua, pisahkan rekening pribadi dan usaha. Mutasi rekening yang aktif dan jelas arus kasnya akan meyakinkan bank bahwa debitur mampu membayar angsuran bulanan.

Ketiga, sesuaikan nominal pengajuan dengan kemampuan bayar. Jangan memaksakan mengambil plafon maksimal jika keuntungan bersih usaha belum mencukupi untuk menutup cicilan dan biaya operasional.


FAQ: Pertanyaan Seputar KUR BRI

Berapa lama proses pencairan KUR BRI?

Secara umum, proses memakan waktu 7 hingga 14 hari kerja setelah survei dilakukan dan berkas dinyatakan lengkap. Namun, durasi bisa bervariasi tergantung antrean di kantor cabang setempat.

Apakah bisa mengajukan KUR jika masih ada cicilan motor/KKB?

Bisa. Kredit konsumtif seperti KPR (rumah), KKB (kendaraan), atau kartu kredit tidak menggugurkan syarat penerima KUR, asalkan status pembayarannya lancar (Kolektibilitas 1).

Apakah pengajuan KUR BRI butuh jaminan?

Untuk KUR Mikro (sampai Rp100 juta), aturannya tidak diwajibkan agunan tambahan. Namun, untuk KUR Kecil (>Rp100 juta), agunan tambahan biasanya diperlukan sesuai kebijakan bank.


Kesimpulan

Simulasi cicilan KUR BRI memberikan gambaran jelas bagi pelaku UMKM untuk merencanakan pengembangan usaha tanpa takut terbebani hutang. Dengan bunga subsidi yang ringan, program ini menjadi opsi terbaik dibandingkan pinjaman komersial lainnya.

Pastikan untuk menghitung ulang prediksi keuntungan usaha sebelum menandatangani akad kredit. Pinjaman yang sehat adalah pinjaman yang produktif dan terukur kemampuan bayarnya.