Biaya Kuliah Trisakti 2026: Rincian Lengkap SPP, BPP & SKS Semua Jurusan

By

Tim Redaksi

31 Januari 2026.

Universitas Trisakti dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) tertua dan paling bergengsi di Jakarta. Berdiri sejak 1965, kampus yang berlokasi di Grogol, Jakarta Barat ini konsisten mencetak lulusan berkualitas di berbagai bidang mulai dari kedokteran, hukum, teknik, hingga ekonomi. Setiap tahun menjelang periode Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pertanyaan soal biaya kuliah Trisakti 2026 selalu membanjiri mesin pencari — wajar saja, mengingat komponen biayanya cukup kompleks dan berbeda jauh dengan sistem UKT di kampus negeri.

Berbeda dengan universitas negeri yang menerapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT), Trisakti menggunakan sistem pembiayaan berlapis yang terdiri dari SPP (Sumbangan Pengembangan Pendidikan), BPP (Biaya Penyelenggaraan Pendidikan), biaya per SKS, serta sejumlah biaya tambahan lain seperti praktikum, magang, dan wisuda. Memahami setiap komponen ini sejak awal sangat penting agar tidak ada kejutan finansial saat proses registrasi maupun selama masa perkuliahan berlangsung.

ℹ️ Info: Angka-angka dalam artikel ini berdasarkan data resmi TA 2025/2026 dari situs baa.trisakti.ac.id. Biaya TA 2026/2027 belum dirilis secara resmi dan kemungkinan mengalami penyesuaian. Selalu konfirmasi langsung ke pihak kampus untuk data terkini.



Komponen Biaya Kuliah Trisakti 2026: SPP, BPP & Biaya Tambahan

Hal pertama yang perlu dipahami adalah bahwa biaya kuliah di Trisakti bukan angka tunggal. Sistem pembiayaan kampus ini terdiri dari tiga komponen utama yang masing-masing punya mekanisme pembayaran berbeda. SPP (Sumbangan Pengembangan Pendidikan) merupakan biaya yang dibayarkan sekali saat pertama kali masuk, dengan besaran bervariasi menurut jurusan dan peringkat penerimaan (Peringkat I sebagai yang termurah, Peringkat III sebagai yang termahal, dengan selisih sekitar Rp2–5 juta tergantung program studi).

Komponen kedua adalah BPP (Biaya Penyelenggaraan Pendidikan) yang dibayarkan setiap semester. BPP ini terdiri dari BPP Pokok (biaya tetap) dan BPP Tambahan yang dihitung per SKS. Artinya, semakin banyak SKS yang diambil dalam satu semester, semakin besar pula total BPP yang harus dibayarkan. Selain itu, ada biaya-biaya tambahan seperti praktikum laboratorium, magang industri, bimbingan skripsi, dan wisuda yang muncul sesuai kebutuhan di semester-semester tertentu.



Rincian Biaya Kuliah Trisakti Per Jurusan (Data TA 2025/2026)

Berikut tabel rincian biaya kuliah Trisakti untuk beberapa jurusan populer berdasarkan data SPP Peringkat I (termurah). Estimasi total biaya sampai lulus sudah termasuk SPP, BPP seluruh semester, dan biaya SKS — namun belum termasuk biaya tambahan seperti praktikum dan wisuda. Perlu dicatat bahwa jurusan rumpun kesehatan, khususnya Kedokteran dan Kedokteran Gigi, memiliki biaya yang jauh lebih tinggi dibandingkan jurusan lainnya.

JurusanSPP (Peringkat I)BPP/SemesterEst. Total Lulus
KedokteranRp300 jutaRp25,5 jutaRp622 juta
Kedokteran GigiRp200 jutaRp20,5 jutaRp503 juta
Teknik PerminyakanRp22 jutaRp18,5 jutaRp171 juta
Teknik Sipil / ArsitekturRp20 jutaRp17,5 jutaRp160 juta
Teknik Mesin / Elektro / IndustriRp18,5 juta~Rp17 jutaRp159 juta
Ilmu HukumRp20 jutaRp11 jt + Rp325rb/SKSRp158 juta
Manajemen / Akuntansi / EPRp17 jutaRp16 jutaRp143 juta
Teknik InformatikaRp11,5 jutaRp15,5 jutaRp136 juta
D3 PerpajakanRp5 jutaRp5,5 juta✅ Rp39,5 juta

Dari tabel di atas terlihat bahwa rentang biaya kuliah Trisakti sangat lebar. Program D3 Perpajakan menjadi pilihan paling terjangkau dengan total estimasi sekitar Rp39,5 juta sampai lulus. Di sisi lain, Kedokteran menempati posisi termahal — bahkan untuk SPP Peringkat III, biayanya bisa menembus Rp350 juta dengan total keseluruhan mencapai Rp672 juta. Menariknya, jurusan Teknik Informatika justru memiliki SPP yang relatif rendah (Rp11,5 juta) meskipun BPP per semesternya cukup kompetitif di angka Rp15,5 juta.

Baca Juga:  Berapa Biaya SIMAK UI 2026? Daftar IPI & UKT Termahal yang Wajib Tahu


Sistem Pembayaran & Opsi Cicilan SPP Trisakti

Trisakti menyediakan dua skema pembayaran SPP yang bisa dipilih sesuai kemampuan finansial. Paket A adalah opsi bayar lunas 100% di muka, dengan insentif berupa potongan 5% dari total SPP — pilihan ini cocok bagi yang sudah menyiapkan dana penuh. Paket B memungkinkan pembayaran dicicil dalam 4 tahap (masing-masing 25%), yang tentunya lebih meringankan beban di awal. Seluruh pembayaran dilakukan melalui Virtual Account BNI, sehingga prosesnya cukup praktis dan bisa dilakukan dari mana saja.

SkemaMekanismeKeuntungan
Paket A (Lunas)Bayar 100% sekaligus✅ Diskon 5% SPP
Paket B (Cicilan)4× cicilan (25% per tahap)Beban lebih ringan di awal
Metode TransferVirtual Account BNIPraktis, bisa dari m-banking


Simulasi Total Biaya Kuliah Sampai Lulus

Untuk mendapatkan gambaran utuh, total biaya kuliah di Trisakti bisa dihitung dengan formula sederhana: SPP (sekali bayar) + BPP Pokok × jumlah semester + BPP Tambahan per SKS × total SKS yang ditempuh + biaya tambahan lainnya. Sebagai contoh, mahasiswa Manajemen yang menyelesaikan studi dalam 8 semester (normal) dengan beban 144 SKS akan mengeluarkan sekitar Rp143 juta secara keseluruhan. Sementara mahasiswa Kedokteran yang menempuh pendidikan lebih lama (sekitar 12 semester termasuk profesi) harus menyiapkan dana hingga Rp622 juta atau bahkan lebih jika mengambil SPP Peringkat III.

Nah, salah satu cara paling efektif untuk menekan total biaya adalah lulus tepat waktu. Setiap semester tambahan berarti BPP ekstra yang harus dibayar. Selain itu, mengambil SKS secara efisien sesuai rencana studi dan memanfaatkan beasiswa setiap semester juga bisa menghemat puluhan juta rupiah. Bagi yang berminat di jurusan teknik atau informatika, kabar baiknya adalah biaya SPP di jurusan-jurusan ini tergolong moderat dibandingkan rumpun kesehatan — Teknik Informatika misalnya hanya sekitar Rp136 juta total sampai lulus.



Perbandingan Biaya Trisakti dengan PTS Lain di Jakarta

Jika dibandingkan dengan PTS unggulan lain di Jakarta seperti Atma Jaya, Tarumanagara (Untar), Binus, dan Pelita Harapan (UPH), posisi Trisakti berada di segmen menengah-atas. Untuk jurusan non-kesehatan, biaya total Trisakti relatif sebanding dengan Untar dan Atma Jaya, berkisar Rp130–170 juta sampai lulus. Namun untuk jurusan Kedokteran, Trisakti termasuk yang premium — angka Rp622 juta bersaing dengan UPH dan Atma Jaya yang juga mematok biaya serupa untuk program kedokteran.

Pertanyaan yang sering muncul: apakah biaya Trisakti sepadan? Dari sisi value for money, Trisakti menawarkan jaringan alumni yang sangat kuat dan tersebar di berbagai sektor industri, terutama hukum, teknik, dan bisnis. Fasilitas kampus yang terus diperbarui, lokasi strategis di pusat Jakarta, serta reputasi yang sudah dibangun selama hampir 60 tahun menjadi pertimbangan yang tidak bisa diabaikan. Return on investment lulusan Trisakti umumnya dinilai baik, terutama untuk jurusan-jurusan yang memiliki koneksi industri kuat.



Beasiswa & Keringanan Biaya di Trisakti 2026

Trisakti menyediakan beberapa jalur beasiswa internal maupun eksternal yang bisa meringankan beban biaya kuliah. Beasiswa internal meliputi beasiswa prestasi akademik, beasiswa prestasi non-akademik (olahraga dan seni), serta beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Untuk beasiswa eksternal, perlu diperhatikan bahwa KIP Kuliah pada umumnya hanya berlaku di perguruan tinggi negeri — namun beberapa PTS termasuk Trisakti terkadang memiliki skema kerja sama tersendiri yang perlu dikonfirmasi langsung ke bagian kemahasiswaan.

Selain beasiswa, skema cicilan SPP melalui Paket B (4 kali angsuran) sudah menjadi bentuk keringanan yang cukup membantu. Bagi mahasiswa yang mengalami kondisi finansial tertentu, Trisakti juga membuka prosedur pengajuan keringanan SPP — biasanya dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu dan dokumen pendukung lainnya. Informasi detail mengenai beasiswa terbaru bisa dipantau melalui situs resmi trisakti.ac.id atau media sosial resmi universitas.



Cara Daftar & Prosedur Pendaftaran Mahasiswa Baru Trisakti

Berminat menjadi bagian dari Universitas Trisakti? Berikut adalah informasi mengenai cara daftar dan prosedur pendaftaran mahasiswa baru:

Jadwal Pendaftaran:

Pendaftaran mahasiswa baru Universitas Trisakti biasanya dibuka dalam beberapa gelombang, dimulai pada awal tahun hingga menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Untuk jadwal lengkap dan tanggal-tanggal penting, calon mahasiswa dapat mengunjungi situs resmi PMB Trisakti di baa.trisakti.ac.id. Pastikan untuk memeriksa secara berkala agar tidak ketinggalan informasi.

Baca Juga:  10 Jurusan Sepi Peminat UGM 2026 yang Peluang Lolosnya Besar - Update Terbaru!

Syarat Pendaftaran:

Berikut adalah beberapa dokumen yang umumnya diperlukan saat pendaftaran:

  1. Scan ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL)
  2. Scan rapor semester akhir
  3. Pas foto terbaru
  4. Scan KTP (Kartu Tanda Penduduk)
  5. Scan Kartu Keluarga (KK)

Persyaratan lengkap dan detail dapat dilihat pada situs resmi PMB Trisakti.

Langkah-Langkah Pendaftaran:

  1. Akses situs resmi PMB Trisakti: baa.trisakti.ac.id
  2. Buat akun pendaftaran dengan mengisi data diri yang diperlukan.
  3. Login ke akun pendaftaran yang telah dibuat.
  4. Isi formulir pendaftaran secara lengkap dan benar.
  5. Unggah dokumen-dokumen yang dipersyaratkan.
  6. Pilih program studi yang diminati.
  7. Ikuti proses seleksi sesuai dengan jalur yang dipilih.
      1. Jika dinyatakan lulus, lakukan pembayaran biaya kuliah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

📌 Link Penting: Website PMB Trisakti — Kesimpulan

Biaya kuliah Trisakti 2026 memang bervariasi cukup signifikan antar jurusan — mulai dari sekitar Rp39,5 juta untuk D3 Perpajakan hingga Rp622 juta untuk Kedokteran. Meskipun tergolong premium sebagai PTS, Trisakti menawarkan reputasi akademik yang solid, jaringan alumni luas, dan fasilitas kampus yang terus berkembang. Bagi calon mahasiswa dan orang tua, langkah terbaik adalah mengecek informasi terbaru langsung di trisakti.ac.id, menyiapkan dokumen pendaftaran sejak dini, dan mengeksplorasi opsi beasiswa yang tersedia untuk meringankan beban biaya.



Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Apa saja komponen biaya kuliah di Universitas Trisakti?

Biaya kuliah di Trisakti terdiri dari SPP (Sumbangan Pengembangan Pendidikan) yang dibayarkan satu kali di awal, BPP (Biaya Penyelenggaraan Pendidikan) yang dibayarkan setiap semester, biaya SKS (Satuan Kredit Semester), serta biaya tambahan seperti praktikum, magang, dan wisuda.

2. Bagaimana cara mengetahui besaran biaya kuliah untuk jurusan yang saya minati?

Anda dapat melihat perkiraan biaya kuliah untuk setiap jurusan di situs web resmi Universitas Trisakti, khususnya pada halaman informasi penerimaan mahasiswa baru. Selain itu, Anda dapat menghubungi langsung bagian admisi atau fakultas terkait untuk mendapatkan informasi yang lebih detail dan akurat. Untuk data biaya terbaru TA 2026/2027, disarankan untuk menghubungi langsung pihak kampus.

3. Apakah Universitas Trisakti menyediakan program beasiswa?

Ya, Universitas Trisakti menyediakan berbagai program beasiswa, baik internal maupun eksternal. Beasiswa internal meliputi beasiswa prestasi akademik, beasiswa prestasi non-akademik, dan beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Informasi mengenai program beasiswa dan cara pendaftarannya dapat dilihat di situs web resmi universitas.

4. Apa perbedaan antara SPP Peringkat I, Peringkat II, dan Peringkat III?

SPP Peringkat menunjukkan besaran Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) yang berbeda. Peringkat I adalah yang paling rendah, diikuti Peringkat II, dan Peringkat III adalah yang paling tinggi. Penetapan peringkat SPP ini biasanya didasarkan pada hasil seleksi masuk dan jalur penerimaan mahasiswa baru.

5. Apakah biaya kuliah di Trisakti bisa dicicil?

Ya, Universitas Trisakti memberikan opsi pembayaran SPP dengan cara dicicil melalui Paket B, yang memungkinkan pembayaran dilakukan dalam 4 tahap (25% per tahap). Opsi ini dapat membantu meringankan beban biaya di awal perkuliahan. Pembayaran dilakukan melalui Virtual Account BNI.

6. Bagaimana cara membayar biaya kuliah di Universitas Trisakti?

Pembayaran biaya kuliah di Universitas Trisakti dilakukan melalui Virtual Account BNI yang akan diberikan kepada mahasiswa setelah dinyatakan diterima. Anda dapat melakukan pembayaran melalui ATM, internet banking, mobile banking, atau teller BNI.

7. Kapan jadwal pendaftaran mahasiswa baru Universitas Trisakti tahun 2026?

Jadwal pendaftaran mahasiswa baru Universitas Trisakti biasanya dibuka dalam beberapa gelombang mulai awal tahun. Informasi mengenai jadwal pendaftaran, persyaratan, dan prosedur pendaftaran dapat dilihat di situs web resmi PMB Trisakti (baa.trisakti.ac.id). Pantau terus website resmi untuk informasi terbaru.

8. Jurusan apa yang memiliki biaya kuliah paling terjangkau di Trisakti?

Berdasarkan data tahun sebelumnya, Program D3 Perpajakan merupakan program studi dengan biaya kuliah paling terjangkau di Universitas Trisakti. Namun, untuk informasi biaya yang lebih akurat dan terbaru, disarankan untuk selalu merujuk ke situs web resmi universitas.

9. Apakah ada biaya tambahan selain SPP dan BPP?

Ya, selain SPP dan BPP, terdapat biaya tambahan seperti biaya praktikum (terutama untuk jurusan teknik dan kesehatan), biaya magang, biaya bimbingan skripsi, dan biaya wisuda. Besaran biaya tambahan ini bervariasi tergantung jurusan dan kegiatan yang diikuti.

10. Bagaimana jika saya mengalami kesulitan keuangan dalam membayar biaya kuliah?

Jika Anda mengalami kesulitan keuangan, segera hubungi bagian kemahasiswaan Universitas Trisakti untuk berkonsultasi dan mencari solusi. Universitas Trisakti memiliki beberapa program bantuan keuangan dan keringanan biaya yang dapat dipertimbangkan. Selain itu, pertimbangkan untuk mengajukan beasiswa yang tersedia.

Baca Juga:  Biaya Kuliah di Australia 2026: Rincian Lengkap Sydney, Melbourne & Perth dalam Rupiah

Memahami Biaya Kuliah Trisakti: Investasi Pendidikan yang Terencana

Biaya kuliah adalah sejumlah dana yang wajib dibayarkan oleh mahasiswa untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi. Di Universitas Trisakti, biaya kuliah terdiri dari beberapa komponen utama yang perlu dipahami dengan baik:

  1. SPP (Sumbangan Pengembangan Pendidikan): Dana yang dibayarkan satu kali saat pertama kali masuk universitas. Besarnya SPP bervariasi tergantung jurusan dan peringkat yang diperoleh saat seleksi.
  2. BPP (Biaya Penyelenggaraan Pendidikan): Biaya yang dibayarkan setiap semester untuk membiayai operasional perkuliahan. BPP terdiri dari BPP Pokok (biaya tetap) dan BPP Tambahan (dihitung per SKS).
  3. Biaya SKS: Biaya yang dikenakan untuk setiap Satuan Kredit Semester (SKS) yang diambil. Jumlah SKS yang diambil per semester akan mempengaruhi total BPP yang harus dibayarkan.
      1. Biaya Tambahan: Biaya-biaya lain yang mungkin timbul selama masa perkuliahan, seperti biaya praktikum, biaya magang, biaya bimbingan skripsi, dan biaya wisuda.

Memahami komponen-komponen biaya kuliah ini akan membantu calon mahasiswa dan orang tua dalam merencanakan keuangan dengan lebih baik dan menghindari kejutan biaya selama masa studi di Trisakti.

Cara Kerja Sistem Biaya Kuliah di Universitas Trisakti

Sistem biaya kuliah di Trisakti dirancang dengan mempertimbangkan fleksibilitas dan kemampuan finansial calon mahasiswa. Berikut adalah penjelasan mengenai cara kerja sistem biaya kuliah di Trisakti:

  1. Pembayaran SPP: SPP dibayarkan satu kali di awal perkuliahan. Trisakti menawarkan opsi pembayaran SPP secara lunas (Paket A) dengan potongan 5%, atau dicicil 4 kali (Paket B) untuk meringankan beban di awal.
  2. Pembayaran BPP: BPP dibayarkan setiap semester. BPP Pokok adalah biaya tetap, sedangkan BPP Tambahan dihitung berdasarkan jumlah SKS yang diambil. Mahasiswa dapat memilih jumlah SKS yang sesuai dengan kemampuan dan rencana studi, namun perlu diingat bahwa semakin banyak SKS yang diambil, semakin besar pula BPP yang harus dibayarkan.
  3. Biaya Tambahan: Biaya tambahan seperti praktikum dan magang biasanya dibayarkan pada semester yang bersangkutan. Informasi mengenai biaya tambahan ini akan diumumkan oleh masing-masing fakultas atau program studi.
      1. Virtual Account: Semua pembayaran biaya kuliah di Trisakti dilakukan melalui Virtual Account BNI. Mahasiswa akan menerima nomor Virtual Account setelah dinyatakan diterima dan melakukan registrasi.

Dengan memahami cara kerja sistem biaya kuliah di Trisakti, calon mahasiswa dapat merencanakan strategi pembayaran yang sesuai dengan kondisi keuangan keluarga.

Manfaat Memahami Rincian Biaya Kuliah Trisakti

Memahami rincian biaya kuliah di Universitas Trisakti memberikan berbagai manfaat bagi calon mahasiswa dan orang tua, di antaranya:

  1. Perencanaan Keuangan yang Lebih Baik: Dengan mengetahui komponen dan besaran biaya kuliah, calon mahasiswa dan orang tua dapat membuat perencanaan keuangan yang lebih matang dan realistis.
  2. Pemilihan Jurusan yang Tepat: Informasi biaya kuliah dapat menjadi salah satu faktor penentu dalam memilih jurusan yang sesuai dengan kemampuan finansial keluarga.
  3. Pengajuan Beasiswa yang Lebih Efektif: Memahami rincian biaya kuliah membantu calon mahasiswa dalam mencari dan mengajukan beasiswa yang sesuai dengan kebutuhan dan kriteria yang ditetapkan.
  4. Menghindari Kejutan Biaya: Dengan memahami semua komponen biaya kuliah, calon mahasiswa dapat menghindari kejutan biaya yang tidak terduga selama masa studi.
      1. Mengoptimalkan Pilihan Pembayaran: Memahami sistem pembayaran SPP dan BPP memungkinkan calon mahasiswa untuk memilih opsi pembayaran yang paling sesuai dengan kondisi keuangan keluarga.

Syarat dan Langkah-Langkah Pembayaran Biaya Kuliah Trisakti

Setelah dinyatakan diterima di Universitas Trisakti, calon mahasiswa perlu melakukan pembayaran biaya kuliah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Berikut adalah syarat dan langkah-langkah pembayaran biaya kuliah di Trisakti:

Syarat Pembayaran:

  1. Nomor Virtual Account BNI (akan diberikan setelah dinyatakan diterima).
  2. Dana yang cukup sesuai dengan komponen biaya yang harus dibayarkan (SPP, BPP, dll.).
      1. Akses ke layanan perbankan BNI (ATM, internet banking, mobile banking, atau teller).

Langkah-Langkah Pembayaran:

  1. Login ke layanan perbankan BNI yang Anda gunakan (ATM, internet banking, atau mobile banking).
  2. Pilih menu pembayaran atau transfer.
  3. Pilih pembayaran Virtual Account BNI.
  4. Masukkan nomor Virtual Account yang telah diberikan.
  5. Periksa kembali informasi pembayaran (nama universitas, nama mahasiswa, jumlah pembayaran) untuk memastikan kebenarannya.
  6. Konfirmasi pembayaran dan simpan bukti pembayaran.
      1. Unggah bukti pembayaran ke portal mahasiswa Trisakti (jika diperlukan).

Pastikan untuk melakukan pembayaran sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditentukan agar tidak terkena sanksi atau denda.

Tips Hemat Biaya Kuliah di Trisakti

Biaya kuliah seringkali menjadi pertimbangan penting bagi calon mahasiswa dan orang tua. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda menghemat biaya kuliah di Universitas Trisakti:

  1. Pilih Jurusan yang Sesuai dengan Minat dan Kemampuan: Memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan kemampuan akan meningkatkan motivasi belajar dan memperbesar peluang untuk lulus tepat waktu, sehingga menghemat biaya BPP.
  2. Manfaatkan Beasiswa: Cari dan ajukan beasiswa yang sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang ditetapkan. Trisakti menawarkan berbagai jenis beasiswa internal dan eksternal yang dapat membantu meringankan beban biaya kuliah.
  3. Lulus Tepat Waktu: Usahakan untuk menyelesaikan studi tepat waktu (8 semester untuk S1 dan 6 semester untuk D3) agar tidak perlu membayar BPP tambahan.
  4. Ambil SKS Secara Efisien: Rencanakan studi dengan baik dan ambil SKS sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Hindari mengambil terlalu banyak SKS yang dapat menyebabkan kesulitan belajar dan memperpanjang masa studi.
  5. Cari Buku dan Materi Kuliah Bekas: Manfaatkan buku dan materi kuliah bekas yang masih layak pakai. Anda dapat membelinya dari senior atau teman yang telah lulus.
  6. Ikuti Organisasi Kemahasiswaan yang Relevan: Aktif dalam organisasi kemahasiswaan yang relevan dengan jurusan Anda. Organisasi kemahasiswaan seringkali mengadakan kegiatan yang bermanfaat dan dapat meningkatkan keterampilan, sehingga meningkatkan peluang karir setelah lulus.
      1. Manfaatkan Fasilitas Kampus Secara Optimal: Manfaatkan fasilitas kampus seperti perpustakaan, laboratorium, dan pusat komputer untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu verifikasi dengan sumber resmi terkait.

Related Post