Setiap kali pemerintah mengumumkan pembukaan seleksi CPNS, jutaan masyarakat Indonesia langsung bergerak cepat menyiapkan dokumen dan mendaftar. Pada CPNS 2024 lalu, tercatat lebih dari 7 juta pelamar memperebutkan ratusan ribu formasi yang tersedia — dan sebagian besar di antaranya adalah lulusan SMA/SMK yang mencari peluang karier sebagai Aparatur Sipil Negara. Antusiasme serupa diprediksi akan terjadi lagi pada seleksi CPNS 2026, terutama karena dua instansi besar — Kemenkumham dan Kejaksaan Agung — secara historis selalu membuka ribuan kuota khusus untuk lulusan non-sarjana.
Mengapa Kemenkumham dan Kejaksaan begitu menarik? Jawabannya sederhana: kedua instansi ini konsisten menjadi penyedia formasi terbesar untuk jenjang SMA/SMK sederajat. Kemenkumham misalnya, rutin membuka posisi Penjaga Tahanan (Polsuspas) dan Pemeriksa Keimigrasian Pemula dengan kuota yang bisa mencapai ribuan setiap periode. Sementara Kejaksaan Agung juga membuka formasi Penjaga Tahanan dan Pengelola Perkara yang tersebar di seluruh Kejaksaan Negeri se-Indonesia. Bagi lulusan SMA/SMK, ini adalah pintu masuk paling realistis untuk menjadi PNS.
Artikel ini membahas secara lengkap bocoran formasi CPNS 2026 untuk lulusan SMA/SMK di Kemenkumham dan Kejaksaan, mulai dari jabatan yang diprediksi dibuka, estimasi kuota, persyaratan, timeline seleksi, hingga tips strategi agar lolos. Semua informasi disusun berdasarkan pola rekrutmen tahun-tahun sebelumnya dan kebijakan terbaru pemerintah — jadi pastikan membaca sampai akhir untuk mendapatkan gambaran yang utuh.
ℹ️ Info: Informasi dalam artikel ini berdasarkan pola rekrutmen CPNS 2023–2024 dan prediksi per Januari 2026. BKN dan KemenPANRB belum merilis pengumuman resmi CPNS 2026. Untuk update terbaru, pantau sscasn.bkn.go.id.
Sekilas Tren Formasi CPNS untuk Lulusan SMA/SMK
Sejak era moratorium CPNS berakhir pada 2018, pemerintah kembali membuka seleksi secara masif dan formasi untuk lulusan SMA/SMK selalu hadir di setiap periode. Kemenkumham menjadi instansi yang paling konsisten, dengan ribuan formasi Penjaga Tahanan setiap tahunnya. Selain itu, instansi seperti BIN (Badan Intelijen Negara), Basarnas, dan beberapa pemerintah daerah juga rutin membuka kuota untuk jenjang non-sarjana, meskipun dalam jumlah yang lebih kecil.
Rasio persaingan untuk formasi SMA/SMK memang cukup ketat — rata-rata berkisar 1:200 hingga 1:500 tergantung jabatan dan lokasi penempatan. Namun angka ini sebenarnya lebih baik dibandingkan formasi S1 populer seperti Analis Kebijakan yang bisa mencapai 1:1000. Artinya, peluang lulusan SMA/SMK untuk lolos CPNS secara statistik justru lebih besar asalkan persiapan dilakukan dengan serius dan strategi pemilihan formasi tepat sasaran.
Bocoran Formasi CPNS 2026 di Kemenkumham
Jabatan yang Diprediksi Dibuka
Kemenkumham secara historis menjadi instansi “primadona” bagi pelamar lulusan SMA/SMK karena membuka formasi dalam jumlah besar setiap periode rekrutmen. Jabatan utama yang diprediksi kembali dibuka pada CPNS 2026 adalah Penjaga Tahanan (Polsuspas) — posisi dengan kuota terbesar yang bertugas menjaga keamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di seluruh Indonesia. Selain itu, formasi Pemeriksa Keimigrasian Pemula juga diprediksi tersedia untuk lulusan SMA/SMK yang bertugas di kantor imigrasi dan pos perbatasan negara.
Selain dua jabatan utama tersebut, Kemenkumham biasanya juga membuka posisi Petugas Keamanan Kanwil dan UPT, serta Pengemudi dan Operator di unit pelaksana teknis. Semua jabatan ini terbuka untuk semua jurusan SMA/SMK/MA sederajat, sehingga tidak ada batasan spesialisasi pendidikan. Berdasarkan pola rekrutmen 2023–2024, estimasi kuota untuk formasi SMA/SMK di Kemenkumham bisa mencapai 5.000 hingga 10.000+ formasi yang tersebar di ratusan Kanwil, Lapas, Rutan, dan Kantor Imigrasi.
Persyaratan Umum & Khusus
Persyaratan untuk formasi Kemenkumham cukup spesifik karena sifat jabatannya yang berkaitan dengan keamanan. Calon pelamar wajib memiliki ijazah SMA/SMK/MA sederajat (termasuk Paket C tergantung kebijakan instansi), memenuhi batas usia yang biasanya 18–27 tahun, serta memiliki tinggi badan minimal (umumnya 165 cm untuk laki-laki dan 158 cm untuk perempuan). Selain itu, persyaratan administrasi meliputi SKCK dari Kepolisian, surat keterangan sehat jasmani dan rohani, serta surat bebas narkoba dari BNN atau rumah sakit pemerintah.
Yang perlu dicatat, formasi keamanan seperti Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian mewajibkan tes fisik dan kesamaptaan sebagai bagian dari Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Tes ini meliputi lari 12 menit, push-up, sit-up, dan pull-up dengan standar minimal yang harus dipenuhi. Persiapan fisik sebaiknya dimulai minimal 3–6 bulan sebelum pelaksanaan tes agar kondisi tubuh benar-benar prima saat hari H.
Bocoran Formasi CPNS 2026 di Kejaksaan Agung RI
Jabatan yang Diprediksi Dibuka untuk Lulusan SMA/SMK
Kejaksaan Agung RI juga menjadi salah satu instansi yang rutin membuka formasi untuk lulusan SMA/SMK, meskipun kuotanya tidak sebesar Kemenkumham. Jabatan utama yang diprediksi dibuka adalah Penjaga Tahanan yang bertugas mengawal tahanan selama proses persidangan dan pemindahan antar-lembaga. Selain itu, posisi Pengelola Perkara juga biasanya tersedia untuk menangani administrasi kasus hukum di Kejaksaan Negeri. Formasi ini tersebar di 34 provinsi sehingga peluang penempatan cukup merata di seluruh Indonesia.
Persyaratan untuk melamar di Kejaksaan Agung secara umum mirip dengan Kemenkumham — memerlukan ijazah SMA/SMK sederajat, memenuhi batas usia, serta lolos tes fisik dan kesehatan tambahan. Calon pelamar juga harus bebas dari catatan kriminal dan bebas narkoba. Satu hal yang membedakan adalah lingkungan kerja Kejaksaan yang lebih berorientasi pada proses hukum dan peradilan, sehingga pemahaman dasar tentang sistem peradilan Indonesia bisa menjadi nilai tambah saat wawancara SKB.
Perbandingan Formasi Kemenkumham vs Kejaksaan
| Aspek | Kemenkumham | Kejaksaan Agung |
|---|---|---|
| Estimasi Kuota SMA/SMK | 5.000–10.000+ formasi | 500–2.000 formasi |
| Jabatan Utama | Penjaga Tahanan, Pemeriksa Keimigrasian | Penjaga Tahanan, Pengelola Perkara |
| Gaji Pokok (Gol. II/a) | ~Rp2,0 juta/bulan | ~Rp2,0 juta/bulan |
| Take Home Pay (+ Tukin) | Rp3,5–4,5 juta/bulan | Rp4,0–5,5 juta/bulan |
| Lingkungan Kerja | Lapas, Rutan, Kantor Imigrasi | Kejaksaan Negeri, Pengadilan |
| Tes Fisik | ✅ Wajib (kesamaptaan) | ✅ Wajib (kesamaptaan) |
| Persebaran Penempatan | Seluruh Indonesia (500+ UPT) | 34 provinsi (Kejari se-Indonesia) |
Nah, dari tabel di atas terlihat bahwa Kemenkumham unggul dalam hal kuota formasi yang jauh lebih besar, sementara Kejaksaan Agung menawarkan tunjangan kinerja (tukin) yang cenderung lebih tinggi. Pemilihan antara keduanya sebaiknya mempertimbangkan tidak hanya besaran gaji, tetapi juga kesiapan mental menghadapi lingkungan kerja masing-masing — apakah lebih nyaman bertugas di lingkungan Lapas/Rutan atau di lingkungan peradilan. Kedua instansi juga membuka peluang naik pangkat dan melanjutkan pendidikan melalui skema tugas belajar atau izin belajar bagi PNS aktif.
Timeline & Tahapan Seleksi CPNS 2026
| Tahapan | Estimasi Waktu | Status |
|---|---|---|
| Pengumuman Formasi Resmi | April–Juni 2026 | ⏳ Menunggu |
| Pendaftaran SSCASN | Juni–Juli 2026 | ⏳ Menunggu |
| Seleksi Administrasi | Juli–Agustus 2026 | ⏳ Menunggu |
| SKD (CAT BKN) | September–Oktober 2026 | ⏳ Menunggu |
| SKB (Tes Fisik, Wawancara, Psikotes) | November–Desember 2026 | ⏳ Menunggu |
| Pengumuman Kelulusan Akhir | Januari–Februari 2027 | ⏳ Menunggu |
Pendaftaran CPNS 2026 diprediksi dibuka melalui portal SSCASN (sscasn.bkn.go.id) pada Kuartal II hingga pertengahan 2026. Tahapan seleksi dimulai dari verifikasi administrasi, dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) di lokasi ujian BKN, kemudian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang khusus untuk formasi keamanan mencakup tes fisik, wawancara, dan psikotes. Seluruh proses pendaftaran bersifat gratis — jadi waspadai pihak-pihak yang meminta bayaran mengatasnamakan instansi pemerintah.
⚠️ Perhatian: Pendaftaran CPNS sepenuhnya GRATIS melalui portal resmi SSCASN. Jangan pernah memberikan uang kepada siapapun yang menjanjikan kelulusan atau formasi tertentu — itu 100% penipuan.
Passing Grade & Sistem Penilaian SKD
| Komponen SKD | Jumlah Soal | Ambang Batas (Passing Grade) |
|---|---|---|
| TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) | 30 soal | Minimal 65 |
| TIU (Tes Intelegensi Umum) | 35 soal | Minimal 80 |
| TKP (Tes Karakteristik Pribadi) | 45 soal | Minimal 166 |
| Total | 110 soal | Minimal 311 |
Ambang batas atau passing grade SKD di atas merupakan standar minimal yang harus dipenuhi pada setiap komponen — artinya tidak cukup hanya memenuhi total 311, tetapi masing-masing TWK, TIU, dan TKP harus mencapai angka minimalnya. Perlu diperhatikan bahwa passing grade ini bisa berubah pada CPNS 2026 mengikuti kebijakan terbaru KemenPANRB. Tips penting: fokuskan latihan pada TKP karena komponen ini memiliki rentang nilai tertinggi (1-5 per soal) dan menjadi pembeda utama dalam perankingan antar-pelamar.
Tips & Strategi Jitu Lolos CPNS 2026
Persiapan SKD (Akademik)
Persiapan SKD sebaiknya dimulai minimal 3–6 bulan sebelum jadwal pendaftaran dibuka. Untuk TWK, pelajari materi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika secara mendalam — banyak soal TWK yang menjebak karena mirip tetapi berbeda nuansa. Untuk TIU, latih kemampuan logika, analogi, numerik, dan verbal secara konsisten melalui platform tryout online seperti CAT BKN Simulator, Tryout CPNS Gratis, atau aplikasi latihan soal berbayar yang menyediakan simulasi realistis. Sementara untuk TKP, pahami pola jawaban yang menunjukkan integritas, pelayanan publik, dan kemampuan bekerja sama — jangan mengandalkan hafalan, tetapi pahami logika di balik setiap pilihan jawaban.
Persiapan Fisik (Kesamaptaan)
Khusus untuk formasi di Kemenkumham dan Kejaksaan, tes fisik adalah tahap krusial yang sering menjadi penyebab gugurnya pelamar. Standar kesamaptaan umumnya mencakup lari 12 menit (target minimal 2.400 meter untuk laki-laki), push-up 30–35 kali dalam 60 detik, sit-up 30–35 kali dalam 60 detik, dan pull-up 5–10 kali. Mulai latihan rutin dari sekarang dengan jadwal 4–5 kali seminggu, tingkatkan intensitas secara bertahap, dan jaga pola makan sehat agar berat badan ideal tercapai sebelum hari tes.
Persiapan Administrasi
Kesalahan administrasi adalah penyebab diskualifikasi paling umum dan paling menyakitkan — bayangkan sudah belajar berbulan-bulan tetapi gugur karena salah unggah foto atau data NIK tidak sesuai. Siapkan semua dokumen sejak dini: ijazah asli dan legalisir, KTP elektronik yang masih berlaku, SKCK, surat keterangan sehat dari dokter pemerintah, dan surat bebas narkoba. Pastikan juga untuk memverifikasi data NIK dan nomor ijazah di portal SSCASN sebelum mengirim berkas, karena kesalahan input data yang sudah disubmit sangat sulit untuk dikoreksi.
Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari Pelamar CPNS
Kesalahan pertama dan paling sering terjadi adalah memilih formasi “populer” tanpa mempertimbangkan rasio persaingan. Banyak pelamar langsung memilih formasi di kota besar seperti Jakarta atau Surabaya tanpa menyadari bahwa rasio persaingannya bisa 10 kali lipat lebih ketat dibandingkan formasi di daerah terpencil. Strategi cerdas adalah memilih formasi di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) yang biasanya memiliki rasio persaingan jauh lebih rendah — setelah menjadi PNS, mutasi ke kota besar tetap memungkinkan setelah beberapa tahun masa kerja.
Kesalahan kedua adalah tidak mempersiapkan SKB dan tes fisik sejak awal — banyak pelamar hanya fokus pada SKD dan baru kelimpungan saat lolos ke tahap berikutnya. Kesalahan ketiga yang sangat berbahaya adalah mengandalkan bocoran soal ilegal yang beredar di media sosial. Selain soal-soal tersebut hampir pasti palsu, menggunakan bocoran ilegal bisa mengakibatkan diskualifikasi permanen dan bahkan jeratan hukum. Jalur satu-satunya yang aman adalah belajar dengan jujur melalui materi resmi dan platform tryout yang kredibel.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Kapan pendaftaran CPNS 2026 resmi dibuka?
Per Januari 2026, BKN dan KemenPANRB belum merilis jadwal resmi CPNS 2026. Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran diprediksi dibuka sekitar Kuartal II (April–Juni) atau pertengahan 2026 melalui portal SSCASN. Pantau terus situs resmi sscasn.bkn.go.id untuk pengumuman definitif.
2. Apakah lulusan SMA/SMK semua jurusan bisa melamar di Kemenkumham?
Ya, formasi Penjaga Tahanan (Polsuspas) dan sebagian besar formasi SMA/SMK di Kemenkumham terbuka untuk semua jurusan. Tidak ada batasan spesialisasi pendidikan tertentu, sehingga lulusan IPA, IPS, maupun SMK semua program keahlian bisa mendaftar. Yang penting adalah memenuhi persyaratan usia, tinggi badan, dan kesehatan yang ditetapkan.
3. Berapa gaji PNS lulusan SMA/SMK golongan II/a?
Gaji pokok PNS golongan II/a sekitar Rp2 juta per bulan, namun take home pay bisa mencapai Rp3,5–4,5 juta di Kemenkumham atau Rp4–5,5 juta di Kejaksaan setelah ditambah tunjangan kinerja. Total penghasilan bisa lebih tinggi lagi tergantung tunjangan risiko, tunjangan daerah, dan fasilitas lain yang diberikan instansi.
4. Apakah pendaftaran CPNS dipungut biaya?
Tidak, pendaftaran CPNS melalui portal SSCASN sepenuhnya gratis tanpa biaya apapun. Jangan pernah memberikan uang kepada siapapun yang mengaku bisa membantu kelulusan atau menjamin formasi tertentu. Segala bentuk pungutan dalam proses seleksi CPNS adalah penipuan yang bisa dilaporkan ke pihak berwajib.
5. Apa saja tes fisik yang diujikan untuk formasi Penjaga Tahanan?
Tes fisik kesamaptaan umumnya meliputi lari 12 menit, push-up, sit-up, dan pull-up dengan standar minimal tertentu yang berbeda untuk laki-laki dan perempuan. Selain itu juga ada tes kesehatan menyeluruh termasuk pemeriksaan mata, pendengaran, dan tes bebas narkoba. Persiapan fisik sebaiknya dimulai minimal 3–6 bulan sebelum jadwal tes agar hasilnya optimal.
6. Apakah lulusan Paket C bisa mendaftar CPNS 2026?
Pada beberapa periode CPNS sebelumnya, lulusan Paket C diperbolehkan mendaftar untuk formasi tertentu di beberapa instansi. Namun kebijakan ini bisa berbeda-beda tergantung persyaratan spesifik instansi pada tahun berjalan. Untuk memastikan, cek persyaratan detail pada pengumuman resmi formasi yang diminati saat pendaftaran dibuka nanti.
7. Bagaimana cara memilih formasi dengan persaingan rendah?
Strategi terbaik adalah memilih formasi di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) yang biasanya memiliki peminat lebih sedikit dibandingkan kota-kota besar. Selama periode pendaftaran, SSCASN biasanya menampilkan data jumlah pelamar real-time per formasi sehingga bisa dipantau sebelum mengirimkan lamaran. Hindari mengirim lamaran di hari-hari awal pendaftaran — tunggu hingga 2–3 hari sebelum penutupan untuk melihat gambaran persaingan yang lebih akurat.
8. Berapa batas usia maksimal untuk melamar CPNS formasi SMA/SMK?
Batas usia untuk formasi SMA/SMK umumnya berkisar antara 18–27 tahun pada saat pendaftaran, meskipun angka ini bisa bervariasi tergantung kebijakan instansi. Untuk formasi tertentu yang bersifat keamanan seperti Penjaga Tahanan, batas usia biasanya lebih ketat karena tuntutan fisik jabatan. Pastikan untuk mengecek persyaratan usia spesifik pada pengumuman resmi formasi yang dituju.
9. Apakah bisa memilih lokasi penempatan sendiri?
Pada saat pendaftaran, pelamar memilih formasi yang sudah mencantumkan lokasi penempatan — jadi secara tidak langsung, pemilihan lokasi dilakukan sejak awal melalui formasi yang dilamar. Namun setelah diangkat menjadi PNS, kemungkinan rotasi atau mutasi tetap ada sesuai kebutuhan instansi. Untuk formasi Kemenkumham dan Kejaksaan, penempatan bisa di mana saja di seluruh Indonesia sesuai lokasi Lapas, Rutan, atau Kejaksaan Negeri yang membutuhkan.
10. Instansi lain apa saja yang membuka formasi CPNS untuk lulusan SMA/SMK?
Selain Kemenkumham dan Kejaksaan, beberapa instansi yang biasanya membuka formasi untuk lulusan SMA/SMK antara lain BIN (Badan Intelijen Negara), Basarnas, dan sejumlah pemerintah daerah. Kuota dari instansi-instansi ini memang lebih kecil dibandingkan Kemenkumham, tetapi tetap menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan. Pantau pengumuman resmi dari seluruh instansi melalui portal SSCASN saat pendaftaran dibuka untuk melihat daftar lengkap formasi yang tersedia.
Peluang menjadi PNS bagi lulusan SMA/SMK melalui jalur CPNS 2026 memang sangat terbuka lebar, terutama di Kemenkumham dengan estimasi ribuan kuota dan Kejaksaan Agung yang tersebar di seluruh Indonesia. Kuncinya ada pada tiga hal: persiapan SKD yang matang, kondisi fisik yang prima untuk tes kesamaptaan, dan strategi pemilihan formasi yang cerdas berdasarkan rasio persaingan. Semua informasi di artikel ini masih bersifat prediksi berdasarkan pola rekrutmen sebelumnya — untuk kepastian, pantau terus pengumuman resmi di sscasn.bkn.go.id dan akun resmi BKN serta KemenPANRB.
Jangan tunda persiapan — mulai latihan SKD dan olahraga rutin dari sekarang. Semakin awal memulai, semakin besar peluang untuk lolos di tengah jutaan pelamar lainnya. Simpan artikel ini sebagai referensi dan bagikan kepada teman atau keluarga yang juga berencana mendaftar CPNS 2026. 💪
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu verifikasi dengan sumber resmi terkait.





