Beranda » Berita » 7 Syarat KUR BRI Tanpa Jaminan 2026: Modal Usaha Anti Ribet, Bunga Cuma 6%!

7 Syarat KUR BRI Tanpa Jaminan 2026: Modal Usaha Anti Ribet, Bunga Cuma 6%!

Tahun 2026 menjadi momentum emas bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha tanpa terbebani agunan. KUR BRI tanpa jaminan hadir sebagai solusi paling diminati dengan bunga super ringan hanya 6% per tahun, jauh lebih rendah dibandingkan pinjaman konvensional yang bisa mencapai 15-20% per tahun. Program kredit usaha rakyat ini telah membantu jutaan pengusaha kecil di Indonesia untuk mendapatkan modal usaha dengan proses yang relatif mudah dan cepat.

Salah satu kendala terbesar yang dihadapi pelaku usaha mikro selama ini adalah persyaratan agunan atau jaminan yang memberatkan. Banyak pengusaha kecil memiliki prospek bisnis menjanjikan, namun terhambat karena tidak memiliki aset untuk dijadikan jaminan bank. Kondisi inilah yang kemudian dijawab oleh KUR Mikro BRI dengan plafon hingga Rp100 juta tanpa perlu menyerahkan agunan sama sekali, cukup dengan memenuhi tujuh syarat administratif yang akan dibahas secara lengkap dalam artikel ini.

Nah, untuk memastikan pengajuan KUR BRI berjalan lancar dan disetujui, memahami syarat-syarat yang berlaku di tahun 2026 menjadi langkah krusial yang tidak boleh dilewatkan. Artikel ini akan mengupas tuntas mulai dari ketentuan usia, dokumen yang dibutuhkan, hingga tips jitu agar pengajuan pinjaman UMKM tanpa jaminan ini langsung disetujui pada percobaan pertama.



Apa Itu KUR BRI Tanpa Jaminan 2026?

KUR atau Kredit Usaha Rakyat merupakan program pinjaman modal kerja yang disubsidi oleh pemerintah Indonesia untuk mendukung perkembangan sektor UMKM. Berbeda dengan kredit bank pada umumnya, KUR memiliki keunggulan berupa suku bunga yang sangat rendah karena sebagian bunganya ditanggung oleh negara melalui skema subsidi. BRI sebagai bank dengan jaringan terluas di Indonesia menjadi salah satu penyalur utama program ini dengan berbagai kemudahan akses hingga ke pelosok daerah.

Khusus untuk KUR Mikro BRI, program ini memungkinkan pelaku usaha mendapatkan pinjaman hingga Rp100 juta tanpa perlu menyerahkan agunan fisik seperti sertifikat tanah atau BPKB kendaraan. Jaminan yang diminta hanya berupa usaha produktif yang sudah berjalan minimal enam bulan beserta kelengkapan dokumen administratif. Hal ini tentu sangat memudahkan pedagang kecil, pemilik warung, petani, peternak, hingga pelaku usaha kreatif yang belum memiliki aset berharga untuk dijaminkan.

💡 Perlu Diketahui: KUR BRI tanpa jaminan hanya berlaku untuk KUR Mikro dengan plafon maksimal Rp100 juta. Untuk pinjaman di atas nominal tersebut (KUR Kecil atau KUR Super), tetap diperlukan agunan tambahan sesuai ketentuan bank.

Baca Juga:  Data 5 Tahun: Formasi CPNS 2026 Mana yang Mudah Lolos?


Keunggulan Bunga 6% KUR BRI 2026

Suku bunga 6% per tahun yang ditawarkan KUR BRI merupakan salah satu yang terendah di industri perbankan Indonesia. Angka ini jauh lebih kompetitif dibandingkan pinjaman online yang bisa mencapai 0,4% per hari atau setara 146% per tahun, maupun kredit tanpa agunan bank konvensional yang berkisar 15-24% per tahun. Rendahnya bunga ini dimungkinkan karena adanya subsidi dari pemerintah yang dialokasikan setiap tahun melalui APBN untuk mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat.

Jenis PinjamanBunga Per TahunAgunanRekomendasi
KUR BRI Mikro 20266%Tidak Perlu✅ Sangat Direkomendasikan
KTA Bank Konvensional15-24%Tidak Perlu⚠️ Bunga Tinggi
Pinjaman Online Legal36-146%Tidak Perlu⚠️ Hanya Darurat
Kredit Bank dengan Agunan9-14%Diperlukan✅ Alternatif Baik

Simulasi Cicilan KUR BRI Mikro

Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut simulasi cicilan pinjaman KUR BRI sebesar Rp50 juta dengan bunga 6% per tahun. Perhitungan ini menggunakan sistem bunga flat yang umum diterapkan untuk KUR Mikro, sehingga angsuran tetap sama setiap bulannya hingga lunas. Simulasi ini bisa menjadi acuan dalam menentukan tenor yang sesuai dengan kemampuan bayar usaha.

TenorCicilan Per BulanTotal BungaTotal Bayar
12 BulanRp4.416.667Rp3.000.000Rp53.000.000
24 BulanRp2.333.333Rp6.000.000Rp56.000.000
36 Bulan (Populer)Rp1.638.889Rp9.000.000Rp59.000.000
48 BulanRp1.291.667Rp12.000.000Rp62.000.000
60 BulanRp1.083.333Rp15.000.000Rp65.000.000


7 Syarat KUR BRI Tanpa Jaminan 2026

Persyaratan KUR BRI tanpa jaminan di tahun 2026 relatif sederhana dan tidak menyulitkan calon peminjam. Ketujuh syarat berikut merupakan ketentuan wajib yang harus dipenuhi agar pengajuan dapat diproses dan disetujui oleh pihak bank. Pastikan untuk memahami setiap poin dengan baik sebelum mengajukan permohonan kredit.

1. Warga Negara Indonesia (WNI)

Syarat pertama dan paling mendasar adalah pemohon harus berstatus sebagai Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik yang masih berlaku. KTP harus dalam kondisi baik, tidak rusak, dan data yang tercantum masih valid sesuai dengan kondisi terkini. Pemohon juga wajib memiliki Kartu Keluarga (KK) sebagai dokumen pendukung identitas.

2. Usia Minimal 21 Tahun atau Sudah Menikah

Ketentuan usia pemohon KUR BRI adalah minimal 21 tahun, atau sudah menikah meskipun usia belum mencapai 21 tahun. Bagi yang sudah menikah di bawah usia tersebut, wajib melampirkan buku nikah atau akta nikah sebagai bukti. Selain batas minimal, terdapat juga batas maksimal yaitu 65 tahun pada saat kredit dinyatakan lunas, sehingga perlu diperhitungkan juga tenor yang dipilih.

3. Memiliki Usaha Produktif yang Sudah Berjalan

Usaha yang dijalankan harus bersifat produktif dan sudah berjalan minimal enam bulan sejak pengajuan. Jenis usaha yang diterima sangat beragam, mulai dari perdagangan, jasa, pertanian, perikanan, industri rumahan, hingga usaha kreatif digital. Bank akan melakukan verifikasi keberadaan dan aktivitas usaha melalui proses survei lapangan sebelum menyetujui pinjaman.

4. Tidak Sedang Memiliki Kredit di Bank Lain

Pemohon tidak boleh sedang memiliki kredit produktif di bank manapun pada saat pengajuan KUR. Hal ini akan dicek melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK yang mencatat seluruh riwayat kredit seseorang. Pengecualian diberikan untuk kredit konsumtif seperti KPR, kredit kendaraan bermotor, atau kartu kredit yang tidak menggugurkan syarat ini.

5. Riwayat Kredit Bersih (BI Checking)

Tidak masuk dalam daftar hitam Bank Indonesia atau memiliki catatan kredit macet menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi. Skor kolektibilitas dalam SLIK OJK harus dalam kategori lancar (skor 1) atau maksimal dalam perhatian khusus (skor 2). Bagi yang memiliki riwayat kredit bermasalah, sebaiknya diselesaikan terlebih dahulu sebelum mengajukan KUR BRI.

6. Memiliki Surat Keterangan Usaha (SKU)

Dokumen legalitas usaha berupa Surat Keterangan Usaha (SKU) wajib dimiliki dan dilampirkan saat pengajuan. SKU bisa diperoleh dari tingkat RT, RW, atau kelurahan setempat dengan proses yang relatif mudah dan gratis. Alternatif lain yang juga diterima adalah Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), atau dokumen legalitas usaha lainnya sesuai jenis usaha.

Baca Juga:  Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat, dan Tips Lolos Seleksi

7. Mengisi Formulir Pengajuan dengan Lengkap

Langkah terakhir adalah mengisi formulir pengajuan KUR yang tersedia di kantor BRI atau melalui aplikasi BRImo secara online. Formulir harus diisi dengan data yang benar, lengkap, dan sesuai dengan dokumen pendukung yang dilampirkan. Ketidaksesuaian data antara formulir dan dokumen dapat menjadi alasan penolakan pengajuan.



Dokumen yang Harus Disiapkan

Kelengkapan dokumen menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengajuan KUR BRI. Menyiapkan semua berkas sejak awal akan mempercepat proses verifikasi dan meningkatkan peluang persetujuan. Berikut daftar lengkap dokumen yang wajib disiapkan sebelum mengajukan pinjaman.

  • ✅ KTP elektronik asli dan fotokopi (suami/istri jika sudah menikah)
  • ✅ Kartu Keluarga (KK) asli dan fotokopi
  • ✅ Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan/desa
  • ✅ Foto lokasi usaha dan aktivitas usaha
  • ✅ NPWP (wajib untuk pinjaman di atas Rp50 juta)
  • ✅ Buku nikah atau akta nikah (jika sudah menikah)
  • ✅ Pas foto terbaru ukuran 4×6 (2 lembar)


Cara Mengajukan KUR BRI Tanpa Jaminan 2026

Proses pengajuan KUR BRI bisa dilakukan melalui dua cara, yaitu secara online melalui aplikasi BRImo atau secara offline dengan datang langsung ke kantor BRI terdekat. Kedua metode ini memiliki kelebihan masing-masing, namun prosesnya tetap akan melalui tahapan verifikasi dan survei yang sama sebelum pencairan dana.

Pengajuan Online via BRImo

Metode online melalui aplikasi BRImo menjadi pilihan praktis bagi yang tidak memiliki banyak waktu untuk ke bank. Langkah pertama adalah mengunduh aplikasi BRImo di smartphone, kemudian login atau daftar akun terlebih dahulu. Setelah masuk, pilih menu “Pinjaman” dan selanjutnya pilih “KUR”, lalu ikuti petunjuk pengisian data dan unggah dokumen yang diminta secara lengkap.

Pengajuan Offline di Kantor BRI

Bagi yang lebih nyaman dengan interaksi langsung, pengajuan bisa dilakukan di kantor BRI atau BRI Unit terdekat. Bawa seluruh dokumen yang diperlukan dalam kondisi lengkap dan rapi untuk memudahkan petugas melakukan verifikasi. Proses wawancara singkat biasanya juga dilakukan untuk menggali informasi lebih detail tentang usaha yang dijalankan.

⚠️ Perhatian: Setelah pengajuan, tim BRI akan melakukan survei ke lokasi usaha dalam waktu 3-7 hari kerja. Pastikan tempat usaha dalam kondisi aktif beroperasi dan siapkan bukti-bukti transaksi usaha seperti nota atau catatan penjualan.



Tips Agar Pengajuan KUR BRI Disetujui

Meskipun syarat KUR BRI tergolong mudah, tidak sedikit pengajuan yang ditolak karena berbagai alasan teknis maupun administratif. Berikut beberapa tips strategis yang dapat meningkatkan peluang pengajuan untuk langsung disetujui pada percobaan pertama tanpa harus mengulang proses dari awal.

  • Buka rekening BRI terlebih dahulu – Memiliki rekening tabungan BRI sebelum mengajukan KUR menunjukkan keseriusan dan memudahkan proses pencairan
  • Mulai dari nominal kecil – Untuk pengajuan pertama kali, sebaiknya ajukan nominal yang tidak terlalu besar agar lebih mudah disetujui
  • Siapkan pembukuan sederhana – Catatan keuangan usaha meskipun sederhana akan menjadi nilai plus saat survei
  • Pastikan data konsisten – Data di KTP, KK, dan formulir pengajuan harus sama persis tanpa perbedaan
  • Cek SLIK OJK terlebih dahulu – Pastikan tidak ada kredit macet yang tercatat dengan mengecek riwayat kredit secara mandiri

🔍 People Also Ask

Berapa bunga KUR BRI tanpa jaminan 2026?

KUR BRI tanpa jaminan menawarkan bunga super ringan, hanya 6% per tahun. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan pinjaman konvensional yang bisa mencapai 15-20% per tahun, sehingga meringankan beban pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha.

Apa itu KUR BRI dan apa keunggulannya?

KUR BRI atau Kredit Usaha Rakyat adalah pinjaman modal kerja yang disubsidi pemerintah untuk mendukung UMKM. Keunggulannya adalah suku bunga rendah karena sebagian ditanggung negara. BRI, dengan jaringan luas, menjadi penyalur utama KUR ini.

Berapa plafon pinjaman KUR BRI tanpa jaminan?

KUR Mikro BRI memberikan plafon pinjaman hingga Rp100 juta tanpa memerlukan agunan. Hal ini membantu pengusaha mikro yang memiliki prospek bisnis bagus namun tidak memiliki aset untuk dijadikan jaminan bank.

Siapa saja yang bisa mengajukan KUR BRI tanpa jaminan?

Pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha dan memenuhi tujuh syarat administratif yang ditetapkan dapat mengajukan KUR BRI tanpa jaminan. Program ini dirancang untuk membantu pengusaha kecil mendapatkan modal usaha dengan proses yang mudah dan cepat.



Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Apakah KUR BRI benar-benar tanpa jaminan atau agunan?

Benar, KUR Mikro BRI dengan plafon hingga Rp100 juta tidak memerlukan agunan fisik seperti sertifikat tanah atau BPKB kendaraan. Jaminan yang diminta hanya berupa usaha produktif yang sudah berjalan dan kelengkapan dokumen administratif. Namun untuk KUR Kecil dengan plafon di atas Rp100 juta, tetap diperlukan agunan tambahan sesuai ketentuan bank.

2. Berapa lama proses pengajuan KUR BRI hingga dana cair?

Proses pengajuan hingga pencairan dana biasanya memakan waktu 7-14 hari kerja tergantung kelengkapan dokumen dan antrian di kantor cabang. Tahapan yang dilalui meliputi verifikasi dokumen, survei lokasi usaha, analisis kelayakan, hingga persetujuan dan pencairan. Pengajuan dengan dokumen lengkap dan rapi cenderung lebih cepat diproses dibandingkan yang masih ada kekurangan.

3. Apakah karyawan bisa mengajukan KUR BRI?

Karyawan bisa mengajukan KUR BRI asalkan memiliki usaha sampingan yang sudah berjalan minimal enam bulan dan memenuhi seluruh persyaratan yang berlaku. Usaha sampingan tersebut harus bersifat produktif dan memiliki bukti legalitas seperti SKU dari kelurahan. Dana KUR yang diterima harus digunakan untuk pengembangan usaha tersebut, bukan untuk keperluan konsumtif pribadi.

4. Apa yang harus dilakukan jika pengajuan KUR ditolak?

Jika pengajuan ditolak, langkah pertama adalah menanyakan alasan penolakan kepada pihak bank secara sopan. Alasan umum penolakan biasanya karena riwayat kredit bermasalah, usaha belum berjalan cukup lama, atau data tidak konsisten. Setelah mengetahui penyebabnya, perbaiki kekurangan tersebut dan ajukan kembali setelah minimal 3-6 bulan berikutnya.

5. Bagaimana cara mengurus Surat Keterangan Usaha (SKU)?

SKU bisa diurus secara gratis di kantor kelurahan atau desa setempat dengan membawa KTP, KK, dan foto usaha. Prosesnya biasanya hanya memerlukan waktu 1-3 hari kerja tergantung kebijakan masing-masing kelurahan. Beberapa daerah juga sudah menyediakan layanan pengurusan SKU secara online melalui sistem pelayanan publik terpadu.

6. Apakah ada biaya administrasi atau provisi untuk KUR BRI?

Tidak ada biaya administrasi maupun biaya provisi yang dikenakan untuk pengajuan KUR BRI Mikro. Semua biaya tersebut sudah ditanggung oleh pemerintah melalui skema subsidi KUR. Peminjam hanya perlu membayar cicilan pokok ditambah bunga 6% per tahun sesuai jadwal yang telah disepakati.

7. Apakah bisa mengajukan KUR BRI lagi setelah lunas?

Tentu saja bisa mengajukan KUR BRI kembali setelah pinjaman sebelumnya lunas dengan riwayat pembayaran yang baik. Bahkan peminjam dengan track record pembayaran lancar berkesempatan mendapatkan plafon yang lebih besar pada pengajuan berikutnya. Proses pengajuan ulang tetap sama dengan pengajuan pertama kali dan tetap harus memenuhi semua persyaratan yang berlaku.

8. Jenis usaha apa saja yang bisa mengajukan KUR BRI?

Hampir semua jenis usaha produktif bisa mengajukan KUR BRI, termasuk perdagangan, jasa, pertanian, perikanan, peternakan, industri rumahan, hingga usaha kreatif digital. Yang terpenting adalah usaha tersebut sudah berjalan minimal enam bulan dan memiliki prospek untuk berkembang. Usaha yang tidak memenuhi syarat biasanya adalah usaha yang berkaitan dengan hal-hal ilegal atau bertentangan dengan norma.

9. Bagaimana cara mengecek riwayat kredit sebelum mengajukan KUR?

Pengecekan riwayat kredit bisa dilakukan secara mandiri melalui layanan iDEB SLIK OJK yang tersedia di website resmi OJK. Layanan ini gratis dan bisa diakses secara online dengan mengisi formulir permohonan dan melampirkan KTP. Hasil pengecekan akan dikirimkan ke email dalam waktu 1-3 hari kerja yang menunjukkan status kolektibilitas kredit.

10. Apakah bunga 6% KUR BRI bisa berubah di tahun 2026?

Suku bunga KUR ditetapkan oleh pemerintah dan dapat berubah sesuai kebijakan fiskal setiap tahun anggaran. Bunga 6% per tahun merupakan kebijakan yang berlaku berdasarkan regulasi terkini dan sudah memperhitungkan subsidi dari APBN. Untuk memastikan informasi bunga terbaru di tahun 2026, sebaiknya cek langsung ke website resmi BRI atau hubungi call center 14017.



Kesimpulan

KUR BRI tanpa jaminan 2026 menjadi pilihan tepat bagi pelaku UMKM yang membutuhkan modal usaha dengan bunga rendah hanya 6% per tahun tanpa harus menyerahkan agunan fisik. Ketujuh syarat yang telah dijabarkan, mulai dari status WNI, ketentuan usia, memiliki usaha produktif, hingga kelengkapan dokumen, sebenar

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu verifikasi dengan sumber resmi terkait.