Pernah mengalami saldo e-toll habis tepat saat memasuki gerbang tol? Situasi ini tentu sangat merepotkan, apalagi jika terjadi saat sedang terburu-buru atau di tengah perjalanan jauh.
Kini di tahun 2026, teknologi Near Field Communication (NFC) telah merevolusi cara top up e-toll di Indonesia. Dengan smartphone yang sudah dilengkapi fitur NFC, proses isi ulang saldo kartu tol bisa dilakukan dalam hitungan detik tanpa perlu mencari ATM atau minimarket.
Bank-bank besar seperti Mandiri, BCA, dan BRI telah mengintegrasikan layanan top up e-toll via NFC ke dalam aplikasi mobile banking mereka. Metode ini tidak hanya praktis, tetapi juga aman dan bisa dilakukan kapan saja di mana saja.
Teknologi NFC untuk E-Toll: Cara Kerja dan Keunggulannya
Near Field Communication (NFC) adalah teknologi komunikasi nirkabel jarak dekat yang memungkinkan pertukaran data antara dua perangkat dalam jarak maksimal 4 cm. Untuk e-toll, smartphone berperan sebagai reader yang membaca dan menulis data ke chip kartu tol.
Proses komunikasinya sangat sederhana: ketika kartu e-toll didekatkan ke bagian belakang smartphone yang mendukung NFC, kedua perangkat akan saling berkomunikasi dan melakukan transfer data saldo dalam waktu kurang dari 3 detik.
✅ Keunggulan NFC: Tidak memerlukan koneksi internet saat proses top up, keamanan tinggi dengan enkripsi otomatis, dan kompatibel dengan semua jenis kartu e-toll yang beredar di Indonesia.
Persiapan Wajib Sebelum Top Up via NFC
Pastikan smartphone mendukung teknologi NFC dan fitur ini sudah diaktifkan melalui pengaturan. Sebagian besar smartphone Android keluaran 2024-2026 dan iPhone 13 ke atas sudah dilengkapi fitur ini secara default.
Selain itu, pastikan sudah menginstal aplikasi mobile banking dari bank pilihan dan telah melakukan registrasi dengan lengkap. Saldo rekening juga harus mencukupi untuk proses top up yang diinginkan.
Cara 1: Top Up via Livin’ by Mandiri
Buka aplikasi Livin’ by Mandiri dan pilih menu “Bayar”. Scroll ke bawah hingga menemukan opsi “E-Toll/E-Money” dan tap untuk melanjutkan.
Pilih “Top Up NFC” dan tentukan nominal yang diinginkan (minimal Rp 20.000, maksimal Rp 1.000.000 per transaksi). Masukkan PIN transaksi, lalu tempelkan kartu e-toll ke bagian belakang smartphone hingga muncul notifikasi “Top Up Berhasil”.
Cara 2-3: Top Up via Aplikasi BCA
BCA Mobile
Aplikasi BCA mobile menyediakan fitur “Flazz Top Up” yang sangat mudah digunakan. Buka aplikasi, pilih menu “Flazz” kemudian “Top Up via NFC”.
Masukkan nominal top up dan konfirmasi dengan m-PIN. Tempelkan kartu Flazz atau e-toll lainnya ke smartphone hingga proses selesai dalam 5-10 detik.
myBCA
Untuk pengguna myBCA, fitur NFC dapat diakses melalui menu “Lifestyle” → “Flazz Card”. Interface myBCA lebih user-friendly dengan panduan visual step-by-step yang memudahkan pengguna pemula.
⚠️ Perhatian BCA: Pastikan menggunakan aplikasi resmi BCA dan hindari aplikasi palsu yang menggunakan nama serupa.
Cara 4-5: Top Up via Aplikasi BRI
BRImo (BRI Mobile)
Aplikasi BRImo telah mengintegrasikan fitur top up BRIZZI dan e-toll lainnya melalui menu “BRIZZI”. Pilih “Isi Ulang BRIZZI” kemudian “Via NFC” untuk memulai proses.
Tentukan nominal (minimum Rp 25.000) dan konfirmasi dengan PIN atau fingerprint. Proses top up BRIZZI via BRImo memiliki tingkat keberhasilan 99% dengan waktu pemrosesan tercepat.
Aplikasi BRIZZI Khusus
BRI juga menyediakan aplikasi khusus BRIZZI yang fokus pada manajemen kartu e-money. Aplikasi ini menawarkan fitur monitoring saldo real-time dan riwayat transaksi yang detail.
Cara 6-7: Alternatif Top Up E-Toll
DANA dan E-Wallet Lainnya
DANA telah bermitra dengan berbagai penerbit e-toll untuk layanan top up via NFC. Buka aplikasi DANA, pilih “Transportasi” → “E-Toll” → “Top Up NFC” untuk memulai proses.
Keunggulan menggunakan DANA adalah adanya cashback hingga 2% dan promo khusus untuk pengguna aktif. ShopeePay dan GoPay juga menyediakan layanan serupa dengan berbagai penawaran menarik.
Bank Digital (Jenius, Digibank)
Bank digital seperti Jenius BTPN dan Digibank DBS menawarkan pengalaman top up e-toll yang modern dengan interface yang intuitif. Fitur NFC dapat diakses langsung dari dashboard utama aplikasi.
Keunggulan bank digital terletak pada tidak adanya biaya administrasi dan proses verifikasi yang lebih cepat berkat teknologi AI yang terintegrasi.
Tips Keamanan dan Troubleshooting
Selalu pastikan menggunakan aplikasi resmi yang diunduh dari Play Store atau App Store. Jangan pernah memberikan PIN atau OTP kepada pihak lain, meskipun mengaku dari bank terkait.
Jika proses top up gagal, tunggu 5-10 menit sebelum mencoba kembali karena sistem mungkin sedang melakukan sinkronisasi. Pastikan kartu e-toll dalam kondisi bersih dan tidak rusak untuk hasil optimal.
❌ Hindari: Top up di tempat ramai tanpa memperhatikan orang di sekitar yang mungkin mengintip proses transaksi.
Perbandingan dan Rekomendasi
Berdasarkan analisis di atas, Livin’ by Mandiri dan DANA menjadi pilihan terbaik karena tidak mengenakan biaya administrasi. Untuk pengguna yang mengutamakan kemudahan, BCA Mobile tetap menjadi favorit dengan interface yang sudah familiar bagi banyak pengguna.
💡 Tips Rekomendasi: Gunakan DANA untuk top up harian dengan cashback, dan gunakan mobile banking untuk top up dalam jumlah besar karena limit yang lebih tinggi.
Ketujuh cara top up e-toll via NFC yang telah dibahas menawarkan kemudahan dan efisiensi luar biasa bagi pengguna jalan tol di Indonesia. Setiap metode memiliki keunggulan masing-masing, mulai dari tidak adanya biaya administrasi hingga program cashback yang menarik.
Perkembangan teknologi NFC dan integrasi dengan sistem pembayaran digital akan terus berkembang pesat di masa depan. Dengan adopsi teknologi ini, pengelolaan keuangan untuk transportasi menjadi lebih praktis dan terintegrasi dengan ekosistem digital yang sudah ada.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu verifikasi dengan sumber resmi terkait.





