Suku bunga deposito di Indonesia mengalami tren kenaikan signifikan sepanjang tahun 2026, dengan beberapa bank menawarkan bunga hingga 7.5% per tahun. Fenomena ini dipicu oleh kebijakan Bank Indonesia yang menaikkan BI Rate sebagai respons terhadap tekanan inflasi global dan kebutuhan menjaga stabilitas rupiah.
Para investor kini semakin tertarik dengan produk deposito sebagai alternatif investasi yang aman dan menguntungkan. Jaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp 2 miliar per nasabah per bank memberikan rasa aman, sementara return yang kompetitif menjadi daya tarik utama di tengah volatilitas pasar modal.
Artikel ini akan mengulas 10 bank dengan penawaran bunga deposito tertinggi di tahun 2026, lengkap dengan analisis mendalam tentang keunggulan masing-masing dan strategi optimalisasi investasi deposito.
Mengapa Deposito Masih Relevan di Era Digital 2026?
Deposito tetap menjadi pilihan investasi utama karena karakteristiknya yang low-risk dengan return yang dapat diprediksi sejak awal penempatan. Berbeda dengan saham atau reksadana yang fluktuatif, deposito memberikan kepastian pendapatan bunga sesuai dengan suku bunga yang disepakati di awal kontrak.
Perlindungan LPS menjadi faktor krusial yang membedakan deposito dari instrumen investasi lainnya. Setiap nasabah mendapat jaminan penuh hingga Rp 2 miliar per bank, memberikan ketenangan pikiran yang tidak dimiliki investasi saham atau obligasi korporasi.
💡 Insight: Deposito cocok untuk 20-30% portofolio investasi sebagai anchor atau stabilizer, terutama untuk investor dengan profil risiko konservatif hingga moderat.
Perbandingan dengan Instrumen Investasi Lain
Deposito vs reksadana pasar uang menunjukkan perbedaan signifikan dalam hal predictability return. Sementara reksadana pasar uang bisa memberikan return 4-6% per tahun, deposito dengan bunga 7.5% memberikan kepastian yang lebih tinggi tanpa risiko NAV turun.
10 Bank dengan Bunga Deposito Tertinggi 2026
Bank-bank berikut menawarkan suku bunga deposito yang sangat kompetitif, dengan berbagai tenor dan minimal penempatan yang bervariasi sesuai segmentasi nasabah masing-masing.
Peringkat 1-3: Bank dengan Bunga 7.0% – 7.5%
Bank Neo Commerce memimpin dengan bunga deposito 7.5% per tahun untuk tenor 12 bulan dengan minimal penempatan Rp 100 juta. Bank digital ini fokus pada segmen mass affluent dengan layanan digital banking yang comprehensive dan proses pembukaan deposito 100% online.
Bank Jago menawarkan bunga 7.25% per tahun untuk deposito tenor 6-12 bulan dengan minimal Rp 50 juta. Keunggulan utama terletak pada fleksibilitas pengelolaan melalui aplikasi mobile yang user-friendly dan integrasi dengan ecosystem Gojek untuk berbagai benefit tambahan.
Bank Allo memberikan bunga 7.0% per tahun dengan minimal penempatan yang relatif terjangkau yaitu Rp 25 juta. Bank ini menarik perhatian dengan program referral yang menguntungkan dan layanan customer service 24/7 melalui berbagai kanal digital.
⚠️ Perhatian: Suku bunga tinggi seringkali disertai dengan syarat dan ketentuan khusus. Pastikan membaca fine print terkait penalti pencairan dini dan persyaratan perpanjangan deposito.
Peringkat 4-7: Bank dengan Bunga 6.5% – 6.9%
Bank Maybank Indonesia menawarkan deposito dengan bunga 6.9% per tahun untuk nasabah priority dengan minimal Rp 500 juta. Network internasional yang kuat menjadi nilai tambah bagi nasabah yang memiliki aktivitas bisnis lintas negara di kawasan Asia Tenggara.
Bank OCBC NISP memberikan bunga 6.8% dengan berbagai pilihan tenor mulai dari 1 bulan hingga 24 bulan. Keunggulan terletak pada layanan relationship manager yang personal dan produk wealth management terintegrasi untuk nasabah kelas atas.
Bank Danamon menawarkan 6.7% per tahun dengan program khusus untuk pensiunan dan senior citizen. Fasilitas auto-roll over dan berbagai kemudahan akses melalui jaringan ATM yang luas menjadi daya tarik utama bank ini.
Bank BCA tetap kompetitif dengan bunga 6.5% namun dengan keunggulan brand trust yang sangat tinggi dan stabilitas keuangan yang terjaga. Layanan digital banking Halo BCA dan network ATM terluas di Indonesia menjadi nilai tambah signifikan.
Strategi Optimalisasi Return Deposito
Teknik laddering atau penjenjangan deposito menjadi strategi populer untuk mengoptimalkan return sambil menjaga likuiditas. Strategi ini melibatkan pembagian dana ke dalam beberapa deposito dengan tenor berbeda, sehingga ada yang jatuh tempo secara berkala untuk reinvestment pada suku bunga terbaru.
Timing penempatan deposito juga crucial untuk mendapat suku bunga optimal. Biasanya, suku bunga deposito mengikuti pola seasonality dimana penawaran terbaik muncul menjelang akhir kuartal ketika bank membutuhkan dana untuk memenuhi target.
✅ Tips Ahli: Diversifikasi deposito di 3-4 bank berbeda dengan maksimal Rp 2 miliar per bank untuk optimalisasi jaminan LPS dan mitigasi risiko konsentrasi.
Perhitungan Pajak dan Return Bersih
Pajak deposito sebesar 20% dari bunga yang diterima berlaku untuk semua jenis deposito, baik rupiah maupun valas. Return bersih setelah pajak untuk deposito 7.5% menjadi 6% per tahun, masih sangat kompetitif dibanding instrumen fixed income lainnya.
Untuk deposito dengan nominal besar, pertimbangkan strategi tax planning seperti split penempatan ke beberapa bank atau penggunaan nama keluarga untuk optimalisasi tax efficiency dalam batas yang diizinkan regulasi.
Proyeksi dan Outlook Deposito 2026-2027
Prediksi pergerakan suku bunga deposito tahun 2027 sangat bergantung pada kebijakan moneter Bank Indonesia dan kondisi ekonomi global. Scenario base case menunjukkan suku bunga deposito akan bertahan di level 6.5-7.5% sepanjang semester pertama 2027 sebelum berpotensi turun bertahap.
Tren digitalisasi akan semakin mendominasi produk deposito dengan fitur-fitur seperti auto-placement, flexible tenor, dan integration dengan investment platform menjadi standard offering. Bank-bank digital diproyeksi akan semakin agresif dalam memberikan suku bunga kompetitif untuk menarik dana pihak ketiga.
Deposito tetap menjadi pilihan investasi yang solid di tahun 2026 dengan penawaran bunga hingga 7.5% per tahun dari berbagai bank terpercaya. Kombinasi antara return yang menarik, jaminan LPS, dan kemudahan akses digital menjadikan deposito suitable untuk berbagai profil investor.
Lakukan riset mendalam terhadap kondisi keuangan bank pilihan dan bandingkan tidak hanya dari sisi suku bunga, tetapi juga kualitas layanan, reputasi, dan stabilitas jangka panjang sebelum memutuskan penempatan dana deposito.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu verifikasi dengan sumber resmi terkait.
