Memilih universitas negeri terbaik menjadi salah satu keputusan paling krusial bagi calon mahasiswa dan orang tua di Indonesia. Tahun 2026 membawa perubahan signifikan dalam peta persaingan kampus negeri di kancah global, dengan Universitas Indonesia berhasil menembus top 200 dunia versi QS World University Rankings. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi negeri Indonesia semakin kompetitif di level internasional, sekaligus memperketat persaingan seleksi masuk melalui jalur SNBP dan UTBK-SNBT 2026.
Tiga lembaga pemeringkatan utama yang menjadi rujukan global adalah QS World University Rankings, Times Higher Education (THE), dan Webometrics. Masing-masing menggunakan indikator berbeda — QS menekankan reputasi akademik dan employer, THE fokus pada riset dan dampak industri, sementara Webometrics mengukur kehadiran digital dan transparansi ilmiah. Membandingkan ketiga ranking sekaligus memberikan gambaran yang lebih utuh tentang kualitas sebuah universitas, karena satu ranking saja bisa memiliki bias tertentu terhadap aspek tertentu.
Artikel ini menyajikan daftar 10 universitas negeri terbaik Indonesia 2026 berdasarkan kompilasi data terbaru dari QS WUR 2026 dan Webometrics Januari 2026, dilengkapi analisis keunggulan masing-masing kampus. Informasi ini sangat relevan bagi siapa saja yang sedang mempersiapkan seleksi masuk perguruan tinggi atau sekadar ingin mengetahui posisi terkini kampus-kampus unggulan Indonesia di mata dunia.
Memahami Sistem Pemeringkatan Universitas Dunia
QS World University Rankings
QS World University Rankings merupakan sistem pemeringkatan yang paling banyak dirujuk di Asia, termasuk Indonesia. Indikator utamanya mencakup reputasi akademik (30%), sitasi per fakultas (20%), reputasi pemberi kerja (15%), rasio dosen-mahasiswa (10%), jaringan riset internasional, serta indikator keberlanjutan dan outcome ketenagakerjaan. Data dikumpulkan melalui survei global terhadap puluhan ribu akademisi dan perusahaan, serta analisis database Scopus untuk mengukur produktivitas riset.
Times Higher Education (THE) World University Rankings
THE menggunakan pendekatan berbeda dengan fokus kuat pada lingkungan riset, kualitas penelitian, dampak industri, dan pengajaran. Bobot riset di THE jauh lebih besar dibanding QS, sehingga universitas dengan output penelitian tinggi cenderung tampil lebih baik. Perlu dicatat bahwa THE World University Rankings 2026 belum dirilis per Januari 2026 — biasanya baru keluar sekitar Oktober — sehingga data THE terbaru masih edisi 2025.
Webometrics Ranking of World Universities
Webometrics mengukur kehadiran digital universitas melalui tiga indikator utama: visibility (dampak konten web), transparency (profil peneliti di Google Scholar), dan excellence (publikasi top di Scimago). Ranking ini sangat relevan di era digital karena mencerminkan seberapa terbuka dan aksesibel sebuah universitas terhadap publik global. Menariknya, urutan Webometrics sering berbeda dari QS karena kampus dengan infrastruktur digital kuat bisa tampil lebih baik meskipun skor reputasi akademiknya lebih rendah.
💡 Penting: Membandingkan tiga ranking sekaligus membantu menghindari bias satu indikator. Universitas yang konsisten di semua ranking — seperti UI dan UGM — menunjukkan kualitas yang lebih holistik dibanding kampus yang hanya unggul di satu sistem pemeringkatan.
Daftar 10 Universitas Negeri Terbaik Indonesia 2026
1. Universitas Indonesia (UI) — Peringkat 189 Dunia (QS)
UI menduduki posisi #1 di Indonesia secara konsisten di semua ranking: peringkat 189 dunia di QS WUR 2026 (skor 57,0) dan peringkat 503 di Webometrics Januari 2026. Masuknya UI ke top 200 dunia merupakan pencapaian terbaik sepanjang sejarah PTN Indonesia. Keunggulan utama UI terletak pada output riset yang sangat produktif, jaringan alumni yang tersebar di berbagai sektor strategis, serta lokasi di Depok dan Salemba yang memberikan akses langsung ke pusat pemerintahan dan industri Jakarta.
2. Universitas Gadjah Mada (UGM) — Peringkat 224 Dunia (QS)
UGM menempati peringkat 224 dunia di QS (skor 53,5) dan peringkat 666 di Webometrics. Sebagai universitas dengan jumlah fakultas terbanyak di Indonesia, UGM dikenal sebagai kampus terlengkap yang menawarkan hampir semua bidang studi. Keunggulan UGM terletak pada riset pertanian, ilmu sosial, dan community engagement yang kuat dengan masyarakat pedesaan di seluruh Indonesia.
3. Institut Teknologi Bandung (ITB) — Peringkat 255 Dunia (QS)
ITB berada di peringkat 255 dunia versi QS (skor 49,9) dan peringkat 852 di Webometrics. Sebagai institut teknologi tertua di Indonesia, ITB menjadi rujukan utama untuk bidang sains, teknik, dan teknologi. Ekosistem startup di Bandung yang berkembang pesat turut didukung oleh inovasi dari alumni dan mahasiswa ITB, menjadikannya kampus favorit bagi calon mahasiswa yang berminat di bidang teknologi dan kewirausahaan.
4. Universitas Airlangga (Unair) — Peringkat 287 Dunia (QS)
Unair menjadi kejutan terbesar di QS WUR 2026 dengan meraih peringkat 287 dunia (skor 46,8), naik signifikan dan menggeser beberapa kampus yang sebelumnya lebih tinggi. Keunggulan utama Unair ada di bidang kedokteran dan ilmu kesehatan, didukung oleh RSUD Dr. Soetomo sebagai rumah sakit pendidikan terbesar di Indonesia Timur. Lonjakan peringkat ini diperkirakan karena peningkatan sitasi riset dan reputasi akademik di bidang kesehatan.
5. IPB University — Peringkat 399 Dunia (QS)
IPB University menempati peringkat 399 dunia di QS (skor 37,6) dan peringkat 1.000 di Webometrics. Fokus pada ilmu pertanian tropis, lingkungan, dan bioteknologi menjadikan IPB sebagai kampus paling spesialis di antara PTN top Indonesia. Riset berkelanjutan dan ketahanan pangan merupakan kekuatan utama IPB yang semakin relevan di tengah isu perubahan iklim global.
6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) — Peringkat 509 Dunia (QS)
ITS berada di peringkat 509 dunia versi QS (skor 31,9) dan dikenal sebagai pusat keunggulan di bidang teknik, maritim, dan teknologi industri 4.0. Berlokasi di Surabaya, ITS memiliki akses langsung ke kawasan industri terbesar di Jawa Timur. Program studi teknik perkapalan dan kelautan ITS termasuk yang terbaik di Asia Tenggara.
7. Universitas Padjadjaran (Unpad) — Peringkat 515 Dunia (QS)
Unpad menempati peringkat 515 dunia di QS (skor 31,5) dengan keunggulan di bidang komunikasi, farmasi, dan riset kesehatan. Kampus Jatinangor yang luas memberikan fasilitas modern untuk kegiatan akademik dan penelitian. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Komunikasi Unpad secara konsisten menjadi pilihan favorit calon mahasiswa dari seluruh Indonesia.
8. Universitas Diponegoro (Undip) — Peringkat 624 Dunia (QS)
Undip berada di peringkat 624 dunia versi QS (skor 27,5) namun tampil lebih kuat di Webometrics dengan peringkat 996. Keunggulan Undip terletak pada bidang hukum, teknik, dan ilmu kelautan yang didukung oleh lokasi strategis di Semarang sebagai kota pesisir. Infrastruktur digital Undip yang terus ditingkatkan menjadi faktor pendorong posisinya di Webometrics.
9. Universitas Brawijaya (UB) — Peringkat 680 Dunia (QS)
UB menempati peringkat 680 dunia di QS (skor 25,9) tetapi menunjukkan performa jauh lebih baik di Webometrics dengan peringkat 914. Sebagai salah satu universitas dengan jumlah mahasiswa terbesar di Indonesia, UB unggul di bidang pertanian, teknologi pangan, dan peternakan. Kehadiran digital UB yang sangat aktif menjadi alasan utama posisinya yang lebih kompetitif di Webometrics dibanding QS.
10. Universitas Hasanuddin (Unhas) — Peringkat 951–1.000 Dunia (QS)
Unhas melengkapi daftar 10 besar dengan posisi di rentang 951–1.000 dunia versi QS WUR 2026. Sebagai universitas terkemuka di Indonesia Timur, Unhas menjadi representasi penting keberagaman geografis pendidikan tinggi Indonesia. Keunggulan Unhas terletak pada bidang kelautan, hukum, dan ilmu sosial, dengan kontribusi riset yang signifikan untuk pembangunan kawasan timur Indonesia.
Tabel Perbandingan Ranking QS, THE & Webometrics 2026
| No | Universitas | QS 2026 (Dunia) | Skor QS | Webometrics Jan 2026 |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Universitas Indonesia (UI) | 189 | 57,0 | 503 |
| 2 | Universitas Gadjah Mada (UGM) | 224 | 53,5 | 666 |
| 3 | Institut Teknologi Bandung (ITB) | 255 | 49,9 | 852 |
| 4 | Universitas Airlangga (Unair) | 287 | 46,8 | — |
| 5 | IPB University | 399 | 37,6 | 1.000 |
| 6 | Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) | 509 | 31,9 | — |
| 7 | Universitas Padjadjaran (Unpad) | 515 | 31,5 | — |
| 8 | Universitas Diponegoro (Undip) | 624 | 27,5 | 996 |
| 9 | Universitas Brawijaya (UB) | 680 | 25,9 | 914 |
| 10 | Universitas Hasanuddin (Unhas) | 951–1.000 | — | — |
Catatan: THE World University Rankings 2026 belum dirilis per Januari 2026. Tanda (—) menunjukkan data tidak tersedia atau belum masuk di ranking tersebut. Sumber: QS TopUniversities, Webometrics (Januari 2026).
📌 Temuan Menarik: UB dan Undip tampil lebih kuat di Webometrics dibanding QS, sementara Unair dan ITS justru lebih unggul di QS. Ini menunjukkan bahwa infrastruktur digital dan reputasi akademik tidak selalu berbanding lurus.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Peringkat Universitas Indonesia
Kualitas dan output riset menjadi faktor paling dominan dalam menentukan peringkat universitas di level global. Jumlah publikasi internasional di database Scopus dan Web of Science, serta sitasi dan h-index dosen, secara langsung memengaruhi skor di QS maupun THE. Universitas seperti UI dan UGM yang memiliki ratusan dosen dengan profil riset aktif secara otomatis mendapat keuntungan besar di indikator ini.
Reputasi akademik dan employer juga memainkan peran krusial, terutama di QS yang memberikan bobot 30% untuk reputasi akademik dan 15% untuk reputasi pemberi kerja. Survei global QS menjangkau lebih dari 100.000 akademisi dan 50.000 perusahaan, sehingga kampus yang aktif membangun jejaring internasional akan mendapat penilaian lebih baik. Faktor internasionalisasi seperti rasio mahasiswa asing, dosen asing, dan program dual degree juga berkontribusi signifikan.
Di sisi lain, infrastruktur digital dan transparansi ilmiah sangat menentukan posisi di Webometrics. Kualitas website, repositori ilmiah open access, dan visibilitas profil Google Scholar dosen merupakan faktor kunci yang membuat UB dan Undip tampil lebih kompetitif di Webometrics. Status PTNBH dan otonomi anggaran juga berpengaruh — kampus dengan pendanaan lebih besar dari pemerintah melalui program LPDP dan Matching Fund memiliki kapasitas lebih besar untuk investasi di riset dan infrastruktur.
Tren dan Perubahan Ranking 2025 → 2026
Perubahan paling mencolok di QS WUR 2026 adalah naiknya Universitas Airlangga ke peringkat 287 dunia, yang merupakan lompatan signifikan dan menempatkannya di posisi empat besar nasional. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan sitasi per fakultas dan reputasi akademik di bidang kedokteran. UI juga mencatat pencapaian bersejarah dengan masuk top 200 dunia untuk pertama kalinya, mengukuhkan posisinya sebagai PTN terbaik Indonesia.
Kebijakan Kampus Merdeka dan Indikator Kinerja Utama (IKU) dari Kemendikbudristek tampaknya mulai menunjukkan dampak positif terhadap ranking kampus Indonesia secara keseluruhan. Dorongan untuk meningkatkan kolaborasi riset internasional, program pertukaran mahasiswa, dan sertifikasi kompetensi berkontribusi pada perbaikan skor di berbagai indikator. Ke depan, tren ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring semakin banyak PTN yang mengadopsi strategi internasionalisasi secara agresif.
Tips Memilih Universitas Negeri yang Tepat
Ranking universitas memang menjadi referensi penting, namun bukan satu-satunya faktor dalam memilih kampus. Hal yang lebih krusial adalah kualitas program studi spesifik yang diminati — sebuah universitas bisa berada di peringkat 500 dunia secara institusi, tetapi memiliki program studi tertentu yang masuk top 100. Cek akreditasi BAN-PT untuk program studi tujuan, serta akreditasi internasional seperti ABET untuk teknik atau AACSB untuk bisnis jika berencana melanjutkan karier global.
Pertimbangan biaya juga tidak kalah penting. UKT (Uang Kuliah Tunggal) antar PTN bisa berbeda signifikan — ITB dan UI umumnya memiliki UKT lebih tinggi dibanding UB atau Unhas. Namun, berbagai beasiswa seperti KIP-Kuliah, LPDP, dan beasiswa internal kampus bisa meringankan beban finansial secara substansial. Jangan lupa juga mempertimbangkan biaya hidup di kota tempat kampus berada, karena biaya hidup di Depok atau Bandung tentu berbeda dengan Malang atau Makassar.
Terakhir, perhatikan kehidupan kampus dan kekuatan jaringan alumni. Organisasi kemahasiswaan, komunitas riset, dan pengalaman magang yang difasilitasi kampus akan sangat memengaruhi perkembangan soft skill dan koneksi profesional. Jaringan alumni yang kuat di industri tertentu — misalnya alumni ITB di startup teknologi atau alumni UGM di sektor pemerintahan — bisa menjadi modal berharga setelah lulus.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Apa saja jalur masuk Universitas Negeri di Indonesia?
Terdapat tiga jalur utama, yaitu SNBP (berdasarkan prestasi akademik), UTBK-SNBT (berdasarkan tes), dan Seleksi Mandiri (dikelola masing-masing universitas).
2. Apa yang dimaksud dengan UTBK dan apa saja materi yang diujikan?
UTBK adalah Ujian Tulis Berbasis Komputer yang menjadi syarat untuk mengikuti SNBT. Materi yang diujikan meliputi Tes Potensi Skolastik (TPS), Penalaran Matematika, Literasi dalam Bahasa Indonesia, dan Literasi dalam Bahasa Inggris.
3. Apakah nilai rapor penting dalam seleksi masuk Universitas Negeri?
Ya, nilai rapor sangat penting, terutama untuk jalur SNBP. Nilai rapor yang baik akan meningkatkan peluang Anda untuk lolos seleksi.
4. Apa yang perlu diperhatikan saat memilih program studi di Universitas Negeri?
Pertimbangkan minat dan bakat Anda, prospek kerja setelah lulus, akreditasi program studi, serta reputasi universitas di bidang tersebut.
5. Bagaimana cara mengetahui biaya kuliah (UKT) di Universitas Negeri?
Informasi mengenai UKT dapat ditemukan di situs web resmi universitas yang bersangkutan. Biasanya, UKT dibagi menjadi beberapa golongan berdasarkan kemampuan ekonomi orang tua.
6. Apakah ada beasiswa yang tersedia untuk mahasiswa Universitas Negeri?
Ya, banyak beasiswa yang tersedia, seperti KIP Kuliah, beasiswa dari pemerintah daerah, beasiswa dari perusahaan swasta, dan beasiswa internal dari universitas.
7. Bagaimana cara meningkatkan peluang lolos UTBK-SNBT?
Belajar dengan giat, mengikuti tryout UTBK, memahami materi ujian, menjaga kesehatan, dan berdoa.
8. Kapan jadwal pendaftaran SNBP dan UTBK-SNBT 2026 diumumkan?
Jadwal resmi akan diumumkan oleh SNPMB melalui situs web resminya. Pantau terus informasi terbaru dari sumber yang terpercaya.
9. Apakah sertifikat prestasi non-akademik dapat membantu dalam seleksi masuk Universitas Negeri?
Ya, sertifikat prestasi non-akademik, terutama di bidang olahraga, seni, atau organisasi, dapat menjadi nilai tambah, terutama untuk jalur SNBP atau seleksi mandiri yang memberikan bobot pada prestasi.
10. Apakah ada batasan umur untuk mendaftar ke Universitas Negeri?
Pada umumnya, tidak ada batasan umur untuk mendaftar ke Universitas Negeri, asalkan memenuhi persyaratan pendidikan yang ditetapkan.
Kesimpulan
Daftar 10 universitas negeri terbaik Indonesia 2026 menunjukkan tren positif yang menggembirakan, dengan UI berhasil menembus top 200 dunia dan Unair mencatat kenaikan signifikan. Setiap kampus memiliki keunggulan unik yang tidak selalu tercermin dari satu ranking saja — UB dan Undip kuat di Webometrics, sementara Unair dan ITS lebih bersinar di QS. Membandingkan ketiga ranking sekaligus adalah cara terbaik untuk mendapatkan gambaran holistik sebelum memilih kampus tujuan.
Bagi calon mahasiswa yang sedang mempersiapkan seleksi masuk perguruan tinggi 2026, data ranking ini bisa menjadi titik awal riset — tetapi jangan lupa untuk mendalami kualitas program studi spesifik, biaya, beasiswa, dan kehidupan kampus sebelum mengambil keputusan final. Simpan artikel ini sebagai referensi dan bagikan kepada teman-teman yang juga sedang mencari informasi serupa.
Definisi Universitas Negeri Terbaik
Definisi “Universitas Negeri Terbaik” bersifat subjektif dan bergantung pada prioritas masing-masing individu. Secara umum, universitas negeri terbaik adalah perguruan tinggi yang unggul dalam berbagai aspek, termasuk kualitas pengajaran, riset, fasilitas, reputasi, dan kontribusi kepada masyarakat. Lembaga pemeringkatan seperti QS, THE, dan Webometrics memberikan indikator objektif berdasarkan metrik yang berbeda, namun persepsi kualitas juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti lokasi, biaya, dan program studi yang ditawarkan.
Selain ranking, penting untuk mempertimbangkan akreditasi program studi oleh BAN-PT dan lembaga internasional. Akreditasi menunjukkan bahwa program studi telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan dan diakui oleh industri dan lembaga pendidikan lain. Calon mahasiswa juga sebaiknya mencari informasi tentang profil dosen, fasilitas laboratorium, peluang riset, dan jaringan alumni sebelum membuat keputusan.
Cara Memilih Universitas Negeri yang Tepat
Memilih universitas negeri yang tepat adalah langkah penting dalam menentukan masa depan pendidikan Anda. Berikut adalah beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:
- Program Studi yang Diminati: Pastikan universitas menawarkan program studi yang sesuai dengan minat dan bakat Anda. Teliti kurikulum, fasilitas, dan reputasi program studi tersebut.
- Akreditasi: Periksa akreditasi program studi dan universitas oleh BAN-PT. Akreditasi yang baik menunjukkan kualitas pendidikan yang terjamin.
- Lokasi dan Biaya Hidup: Pertimbangkan lokasi universitas dan biaya hidup di kota tersebut. Pilih lokasi yang sesuai dengan preferensi Anda dan anggaran yang tersedia.
- Biaya Kuliah (UKT): Cari tahu besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan kemungkinan mendapatkan beasiswa.
- Fasilitas dan Infrastruktur: Pastikan universitas memiliki fasilitas dan infrastruktur yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar dan riset Anda, seperti perpustakaan, laboratorium, dan pusat komputer.
- Reputasi dan Ranking: Perhatikan reputasi dan ranking universitas, namun jangan jadikan ini satu-satunya faktor penentu.
- Jaringan Alumni: Cari tahu seberapa kuat jaringan alumni universitas di bidang yang Anda minati. Jaringan alumni yang kuat dapat membantu Anda dalam mencari pekerjaan setelah lulus.
Syarat Masuk Universitas Negeri 2026
Untuk masuk ke Universitas Negeri di Indonesia pada tahun 2026, terdapat beberapa jalur seleksi yang bisa diikuti, antara lain:
- SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi): Jalur ini menekankan pada nilai rapor dan prestasi akademik maupun non-akademik selama di SMA/SMK/MA.
- UTBK-SNBT (Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes): Jalur ini menggunakan hasil UTBK sebagai dasar penilaian. UTBK menguji kemampuan skolastik dan potensi akademik calon mahasiswa.
- Seleksi Mandiri: Setiap universitas negeri memiliki jalur seleksi mandiri dengan persyaratan dan mekanisme yang berbeda-beda. Biasanya, seleksi mandiri melibatkan ujian tertulis atau wawancara.
Persyaratan Umum:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat.
- Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
- Sehat jasmani dan rohani.
Persyaratan Khusus: Setiap jalur seleksi dan program studi mungkin memiliki persyaratan khusus, seperti nilai minimal, portofolio, atau sertifikat tertentu. Calon mahasiswa sebaiknya memeriksa persyaratan lengkap di situs web resmi universitas yang diminati.
Langkah Pendaftaran Universitas Negeri
Berikut adalah langkah-langkah umum untuk mendaftar ke Universitas Negeri melalui jalur SNBP dan UTBK-SNBT:
- SNBP:
- Pengumuman kuota sekolah oleh SNPMB.
- Registrasi akun SNPMB bagi sekolah yang belum memiliki akun.
- Penentuan siswa eligible oleh sekolah.
- Pengisian PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) oleh sekolah.
- Pendaftaran SNBP oleh siswa.
- Pengumuman hasil SNBP.
- Daftar ulang di PTN tujuan jika lulus.
- UTBK-SNBT:
- Registrasi akun SNPMB.
- Login ke akun SNPMB.
- Mengisi data diri dan memilih program studi.
- Membayar biaya UTBK.
- Mengikuti UTBK sesuai jadwal.
- Melihat hasil UTBK.
- Mendaftar SNBT menggunakan nilai UTBK.
- Pengumuman hasil SNBT.
- Daftar ulang di PTN tujuan jika lulus.
📌 Penting: Selalu periksa situs web resmi SNPMB dan universitas yang Anda minati untuk informasi terbaru dan detail mengenai jadwal, persyaratan, dan prosedur pendaftaran.
Tips Lolos Universitas Negeri
Persaingan untuk masuk ke universitas negeri terbaik di Indonesia sangat ketat. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda meningkatkan peluang lolos:
- Pahami Materi Ujian: Pelajari materi UTBK secara mendalam dan kerjakan latihan soal sebanyak mungkin.
- Pilih Strategi yang Tepat: Tentukan program studi dan universitas yang sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan Anda.
- Manfaatkan Tryout UTBK: Ikuti tryout UTBK untuk mengukur kemampuan dan membiasakan diri dengan format ujian.
- Jaga Kesehatan Fisik dan Mental: Pastikan Anda cukup istirahat, makan makanan bergizi, dan kelola stres dengan baik.
- Berdoa dan Berusaha: Imbangi usaha Anda dengan berdoa dan meminta restu dari orang tua.
- Fokus pada SNBP (Jika Memenuhi Syarat): Jika eligible untuk SNBP, maksimalkan kesempatan ini dengan memilih program studi yang sesuai dengan minat dan prestasi Anda.
- Cari Informasi Sebanyak Mungkin: Ikuti seminar, webinar, atau konsultasi dengan guru BK untuk mendapatkan informasi terbaru tentang seleksi masuk PTN.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu verifikasi dengan sumber resmi terkait.





